https://www.batamnews.co.id

Mall di Batam Diserbu Pengunjung, Pedagang Justru Mengeluh

Pengunjung mall mengincar barang diskonan di Nagoya Hill sebelum lebaran (Foto: Batamnews)

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Para pedagang di Nagoya Hill, Nagoya, Batam, mengeluh sepinya pembeli. Seorang pedagang handphone mengaku heran dengan kondisi tersebut.

Pasalnya, meskipun pengunjung ramai, jarang sekali orang yang belanja.

“Pengunjungnya rame, tapi nggak ada daya beli,” ujar Andi, seorang pedagang elektronik, kepada batamnews.co.id, Senin (26/6/2017).

Ia mengatakan, para pengunjung itu hanya ingin menghabiskan hari libur di ruang ber-AC mall terbesar di Batam tersebut.

“Mungkin daripada suntuk di rumah,” ujar dia. Beberapa waktu belakangan, sektor ekonomi di Batam terhempas.

Bank Indonesia merilis pertumbuhan ekonomi di Batam yang cukup buruk. Hanya sekitar 2,02 persen. Baru pertama kali dalam sejarah Batam dikembangkan menjadi kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas.

Sejumlah pengusaha juga mengeluh kondisi tersebut. Selain dampak perekonomian global, faktor kebijakan pemerintah yang tak pro investasi dan pengusaha juga dinilai sebagai pemicunya.

Selain itu, pantauan batamnews.co.id, beberapa toko elektronik di Nagoya Hill sudah mulai gulung tikar. Beberapa toko handphone tampak tutup sebelum lebaran. “Sepi,” ujar seorang pedagang handphone yang memiliki beberapa konter di sana.

Menurutnya, pada tahun ini saja, justru konsumen yang datang hanya mampu membeli secara mengangsur atau kredit. "Kemungkinan ekonomi setelah lebaran masih memburuk," kata dia. ***

(snw)