Puluhan Warga Akhirnya Membubarkan Diri dari Kantor Camat Sekupang

Puluhan Warga Akhirnya Membubarkan Diri dari Kantor Camat Sekupang

Kapolsek sekupang Kompol Ferry Afrizon (baju putih kiri) bersama Danramil Sekupang (tengah) dan pegawai Camat Sekupang saat menghadapi warga Kampung Karyawan Sekupang (Foto: Edo/Batamnews)

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Puluhan warga Kampung Karyawan, Sekupang, Batam, Kepulauan Riau, akhirnya membubarkan diri dari Kantor Camat Sekupang, Kamis (4/5/2017) malam.

Mereka menggeruduk Kantor Camat Sekupang sejak sore. Kekesalan warga nyaris pecah.

Beruntung Kapolsek Sekupang Kompol Ferry Afrizon bersama Danramil 02 Sekupang, Kapten Inf Wanlentin Sinaga, bisa meredam amarah warga.

Warga ngotot meminta penjelasan dari perusahaan mengenai status ganti rugi lahan yang mereka diami.

Selain itu, warga juga meminta tidak ada aktivitas di lahan tersebut, selama belum ada titik terang dan kesepakatan, dan juga tidak ada intimidasi terhadap warga.

"Kami mintak kejelasan, tidak ada penggusuran sebelum ada kejelasan kepada kami. Kami juga mintak tidak ada intimidasi oleh preman-preman," kata seorang warga di hadapan Kapolsek, Danramil dan warga lainnya.

Kemudian, setelah mendengar keluhan dan permintaan warga, Kapolsek Sekupang Kompol Ferry Afrizon angkat bicara di hadapan puluhan orang yang ada di Kantor Camat Sekupang.

"Tidak ada gusur menggusur sebelum ada kejelasan titik terang. Dan jika ada yang melakukan intimidasi, segera menghubungi atau melapor ke Polsek," ujar Ferry.

Setelah Kapolsek bersama Danramil memberi pengertian kepada warga, Kapolsek meminta kepada warga untuk pulang kerumah masing-masing.

"Sekarang kita pulang, istrahat dulu. Nanti kita bicarakan kembali dengan kepala dingin," ucap Kompol Ferry.***

 

(aha)