Anak-anak Korban Gusuran Bengkong Terpaksa Tidur di Kardus

Anak-anak Korban Gusuran Bengkong Terpaksa Tidur di Kardus

Anak-anak korban gusuran Kampung Harapan Swadaya, Bengkong, Batam, berlindung seadanya (Foto: Batamnews)

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Seratus tiga belas Kepala Keluarga RT 05 Kampung Harapan Swadaya, Bengkong, menjadi korban gusuran. Mereka mengaku kelaparan setelah tak kunjung mendapat bantuan.

Sehari sebelumnya, para warga digusur tim terpadu yang terdiri dari Polri,  TNI, dan Satpol PP serta Ditpam BP Batam.

Pantauan batamnews.co.id, puluhan korban gusuran terpaksa menggunakan tenda terpal seadanya untuk tidur dan berlindung dari terik matahari serta hujan.

Belasan anak anak kecil masih terlihat tertidur pulas di atas kardus.

Beberapa warga terlihat memungut barang barang yang bisa dibawa di atas lahan yang telah rata.

"Kami cuma minum air mineral sebagai penahan lapar, karena tidak ada yang kami punya, apalagi buat memasak," ujar seorang wanita berusia setengah baya kepada batamnews.co.id, Kamis (2/3/2017) pagi.

Wanita itu mengaku tak menyangka rumahnya ikut digusur. Menurutnya, rumahnya tidak masuk dalam bangunan yang digusur. Namun tangan-tangan besi meruntuhkan apa yang sudah ia bangun bertahun-tahun tersebut.

"Inilah nasib rakyat kecil, dimana Pak Walikota Batam Rudi? Suaranya banyak di sini, di mana hatimu Pak Rudi atas nasib anak anak kami. Tega kali Walikota tidak mau datang untuk melihat," jerit seorang wanita sembari berlinang air mata.