TKA Cina dan Pekerja Lokal Bentrok di Kendari

TKA Cina dan Pekerja Lokal Bentrok di Kendari

Ilustrasi pekerja Cina (Foto: Net/Batamnews)

Zuhri Muhammad

BATAMNEWS.CO.ID, Kendari - Tenaga kerja asing (TKA) di Kendari terlibat bentrok dengan pekerja lokal. Peristiwa itu terjadi di pabrik pemurnian nikel milik PT Virtue Dragon Nikel Industri Dragon (VDNI) yang berada di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (7/3/2017).

Bentrokan ini dipicu setelah Kepala Divisi Eksa, Mr Wang memukul seorang pekerja lokal pada Senin (6/3/2017) sore.

Korban yang bernama Iwan itu menceritakan awalnya sempat dipanggil Mr Wang.

“Saya datang dia langsung pukul dan saya tangkis. Saya langsung dipeluk sama kontraktor yang ada di situ, namun Mr Wang malah mengajak single,” tutur Iwan. 

Hal yang sama juga diungkapkan Mitra, rekan kerja Iwan di PT VDNI. Saat itu, Mitra berencana menghadap ke pihak manajemen perusahaan untuk mempertanyakan penyebab pemukulan yang menimpa temannya. 

“Saya masuk dalam ruangan dan bersenggolan dengan orang China. Di situ saya langsung didorong terus tiba-tiba ratusan orang China datang membantu untuk memukul, teman-temanku juga langsung bantu dan terjadilah bentrokan,” ungkap Mitra.  

Selang beberapa lama, aparat dari Polsek Bondoala mendatangi lokasi dan mengamankan dua kelompok yang terlibat bentrok. 

Saat ini, empat orang yang diduga terlibat kericuhan di dalam lokasi tambang diamankan polisi.

Kapolsek Bondoala AKP S Simanjuntak belum dapat memberikan keterangan terkait penyebab insiden di lokasi tambang itu.  

“Saat ini kita masih menginterogasi empat orang yang yang terlibat dalam perkelahian itu. Sementara yang mengaku telah dipukul kita sudah suruh dia untuk visum,” ungkap Simanjuntak.

Namun demikian, pihaknya masih kesulitan untuk merampungkan berkas Acara Perkara (BAP) karena TKA asal China yang diamankan tidak bisa berbahasa Indonesia.

“Kita sudah hadirkan penerjemah bahasa untuk melancarkan proses interogasi terhadap orang Tiongkok ini. Pemeriksaan ini atas laporan saudara Iwan, dan hari ini juga TKA asal China juga melapor,” tukasnya seperti dikutip kompas.com.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.
Komentar Via Facebook :