Pembahasan Usulan Naik Tarif PLN Batam Masih Alot

Pembahasan Usulan Naik Tarif PLN Batam Masih Alot

Zuhri Muhammad

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - DPRD Kepri belum melanjutkan pembahasan penyesuaian kenaikan tarif listrik segmen rumah tangga yang diajukan bright PLN sebesar 47 persen. 

Sejauh ini pembahasan penyesuaian kenaikan tarif listrik sudah tujuh kali dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kepri. 

"Sampai hari ini belum ada Rapat Dengar Pendapat (RDP) ataupun perkembangan lanjutan. Kami (bright PLN Batam) selaku pemohon hanya bisa menunggu," kata Humas bright PLN Batam, Benny Eka Putra dikonfrmasi, Kamis (2/2/2017) siang.

Perdebatan pembahasan terjadi di DPRD Kepri. Sebab, tidak seluruh anggota DPRD menyetujui penyesuian kenaikan tarif yang di usulkan oleh bright PLN Batam. 

"Masih dalam pembahasan dan perdebatan," ujar Wakil Ketua Komisi II Sirajuddin Nur pada batamnews.co.id beberapa waktu lalu.

Selain itu, beberapa kalangan masyarakat menilai usulan sebesar 47 persen tersebut dinilai cukup memberatkan.

Sekretaris bright PLN Batam, Samsul Bahri mengatakan, pihaknya tidak memaksakan usulan yang diajukan harus disetujui sepenuhnya, bright PLN Batam menerimanya seandainya kenaikan tarif yang diusulkan naik secara bertahap.  

"Mekanismenya kami serahkan pada DPRD Kepri, mau naiknya bertahap, atau sekaligus terserah. Kami hanya menunggu jawaban," kata Samsul Bahri belum lama ini.


[isk]

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait