Gara-gara Uang Rp 20 Ribu Amri Harus Meregang Nyawa
Pelaku pembunuhan Amri berhasil diringkus Polsek Batuampar (foto : Edo/Batamnews)
BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Amri, korban penusukan yang terjadi lapo di dekat kantor Polair, Batuampar, Batam beberapa waktu lalu harus meregang nyawa gara-gara uang Rp 20 ribu. Nyawanya tak tertolong setelah dilarikan ke rumah sakit.
Pelaku pembunuhan Amri, Alfred Muara Rajagukguk Alias Yanus Aritonang Alias Muara Aritonang (48), berhasil diamankan jajaran Polsek Batuampar.
Penganiayaan dan pembunuhan tersebut, terjadi pada Senin (24/11/2016). Saat itu korban tengah berkumpul di lapo tersebut.
Kapolda Kepri, Brigjen Pol Sam Budigusdian mengatakan, awal terjadinya keributan karena tersangka meminta uang kepada korban yang ketika itu sedang duduk di sebuah lapo atau warung.
"Tersangka ini perkerjaannya sebagai tukang ojek, ia meminta uang kepada orang yang ada di lapo itu, dan ia diberi Rp 10 ribu," ujar Sam, saat jumpa pers di Polsek Batuampar, Selasa (22/11/2016).
Karena merasa kurang, pelaku kembali meminta. Tapi tidak ada yang mau memberikan uang, dan pelaku yang melihat uang yang terletak diatas meja sebesar Rp 20 ribu, dan ia mengambilnya.
Setelah mengambil uang yang terletak di meja, maka terjadilah pertengkaran dan cek cok mulut antara korban dan pelaku.
"Pelaku mengambil uang yang diatas meja, dan terjadilah keributan antar korban dan pelaku," kata Sam Budigusdian.
Sebelum terjadi keributan, korban sempat menegur pelaku yang mengambil uang diatas meja. Tapi malah dijawab dengan perkataan yang kotor oleh pelaku. Sehingga terjadi perkelahian diluar lapo.
Tidak berapa lama, saksi berada di warung tersebut berniat untuk melerai perkelahian, tapi korban sudah berjalan dengan berlumuran darah, akibat tusukan dibagian dada yang dilakukan oleh pelaku.
Melihat korban yang sudah berlumuran darah, saksi yang berada di lokasi kejadian berniat untuk mengejar pelaku, tapi si pelaku berhasil kabur menggunakan angkutan umum.
"Pelaku berhasil kabur menggunakan angkutan umun, dan warga segera membawa korban kerumah sakit," kata Kapolda.
Namun, nyawa Amri sudah tidak terselamatkan lagi, meski sudah mendapat perawatan di Rumah Sakit.
(edo)
Komentar Via Facebook :