Ketua Kadin: Pengusaha Rugi Besar Akibat Listrik Padam Mendadak

Ketua Kadin Kepri, Maaruf Maulana. (foto: ist/youtube)

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Kalangan dunia usaha di Batam mengaku mengalami kerugian karena seringnya pemadaman mendadak listrik oleh PLN Batam. Tadi pagi, listrik mati hampir seluruh daerah di Batam. Pemadaman listrik yang sering terjadi tanpa pemberitahuan itu membuat dunia usaha menjadi kesulitan di tengah gencarnya pemerintah mempromosikan Batam sebagai pusat investasi.

Ketua Kadin Kepri, Maaruf Maulana mengaku rugi akibat pemadaman tersebut. "Yang pastinya pengusaha mengalami kerugian apalagi kondisi ekonomi sedang tidak menentu," ujar Maaruf Maulana, Kamis (8/9/2016) kepada Batamnews.co.id.

Kerugian yang dialami para pengusaha memang tidak dapat ditafsirkan dengan angka namun pemadaman listrik mengakibatkan proses produksi terhambat.

"Proses produksi jadi terhambat, sehingga nantinya akan membuat pelayanan kami ke costumer menjadi berkurang seperti terlambat mengirim barang dan angka kerugiannya cukup besar," kata Maaruf.

Maaruf menambahkan, ia akan membawa ke proses hukum jika tarif listrik di Batam jadi dinaikkan. "Jika tarif PLN nantinya akan naik, kami akan bawa ke proses hukum, kami uji SK-nya nanti," kata Maaruf.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua Kadin Batam Jadi Rajagukguk, bahwa akibat pemadaman ini membuat proses pengirim barang akan terhambat dan tidak dapat memproduksi barang.

"Kalau mati lampu begini tidak dapat memproduksi sehingga pengiriman barang menjadi terhambat," ujar Jadi Rajagukguk.

(ret)