Sirajuddin: Rencana Kenaikan Tarif PLN Batam Sangat Membebani
BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Bright PLN Batam berencana menaikkan tarif rumah tangga mencapai 47 persen. Angka ini dianggap tidak manusiawi.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kepri, Sirajuddin Nur menolak rencana tersebut. Apalagi kenaikan menyasar sektor rumah tanggan.
Menurutnya kenaikkan sebesar 47 persen itu sangat membebani masyarakat Batam.
"Naik 47 persen itu bukan lagi kenaikan, tapi sudah tekanan dan menyusahkan masyarakat," ujar Sirajuddin Nur pada Batamnews.co.id, Sabtu (3/9/2016) sore.
Kata dia, sejak pembahasan pertama kali di DPRD Kepri, ia orang pertama yang menolak usulan kenaikkan tarif PLN itu.
Ia menambahkan, kenaikan sebesar 47 persen itu sangat dirasakan masyarakat ekonomi rendah.
"Kalau 47 persen masyarakat pasti menolak keras, sebab biasanya bayar tagihan listrik Rp 200 ribu setelah itu hampir Rp 400 ribu, jangankan masyarakat ekonomi rendah, yang sudah mapan saya rasa menolak," ucapnya.
[is]
Komentar Via Facebook :