Dalam Sebulan, 2 Kasus Pembuangan Orok Bayi di Batam

Seorang pelaku pembuangan bayi di Bandara Hang Nadim yang ditangkap polisi (Foto: Ist/Batamnews)

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Kasus pembuangan janin bayi kembali terjadi. Ada dua kasus yang mencuat dalam sebulan belakangan.

Kasus pertama yang menghebohkan orok bayi berusia 4 bulan dibuang di toilet Bandara Hang Nadim Batamp pada 10 Juni 2016 lalu. 

Orok bayi dibungkus plastik hitam dan dibuang di tempat sampah di dalam toilet. Orok itu ditemukan seorang petugas kebersihan yang curiga dengan bungkusan tersebut.

Setelah ditelusuri polisi, ternyata pelaku yang sempat terekam kamera CCTV, merupakan seorang wanita yang bekerja di sebuah rumah makan di bandara.

Motifnya, pelaku SW (33) mengaku anak tersebut hasil hubungan gelap dengan seorang tukang parkir bandara, IS (40). Keduanya diringkus polisi dan dijadikan tersangka.

Kali ini peristiwa menghebohkan penemuan orok berusia sekitar 9 bulan di parkiran taman pusat perbelanjaan Mega Mall Batam Centre pada Sabtu 2 Juli 2016.

Orok itu ditemukan petugas kebersihan Mega Mall yang tengah menyapu area parkiran tersebut.

Orok dengan jenis kelamin laki-laki itu terletak di bawah rerimbunan pohon di taman parkir di seberang Mega Mall.

Sobirin, petugas kebersihan yang menemukan bungkusan tersebut saat menyapu di parkiran. Kemudian bungkusan tersebut dimasukkan dalam kantong untuk menampung sampah.

Namun siapa pelaku pembuangan orok bayi tersebut belum diketahui. Saat ini polisi masih menyelidiki kasus tersebut.

 

[edo]