Alamak, Ibu-ibu Pemakai Narkoba di Batam Meningkat

 Alamak, Ibu-ibu Pemakai Narkoba di Batam Meningkat

Ilustrasi. (foto:ist/net)

Indrawan

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Ada banyak cara para pengedar narkoba untuk merusak generasi muda saat ini, terutama di kalangan pelajar. Mulai dari coba-coba dan diberikan secara gratis, para pelajar tersebut akan mudah terpengaruh terhadap narkoba.

"Banyak modus untuk mengedarkan narkoba, kalau di kalangan pelajar awalnya diberikan secara gratis atau dijual murah," ujar AKBP Darsono, Kepala BNN Kota Batam saat ditemui di kantornya belum lama ini.

Kata Darsono, biasanya para pelajar tersebut secara bersama-sama dengan rekan-rekannya mengumpulkan uang untuk memperoleh barang terlarang tersebut, karena pengedar awalnya menjual murah pada mereka.

"Biasanya itu tingkat SMA, kemudian setelah merasa kecanduan akan menjual sesuai tarif biasanya," kata dia.

AKBP Darsono mengatakan, itu merupakan cara lama yang dilakukan para pengedar. Jadi, untuk mengatasi dan mengurangi peredaran narkoba di kalangan pelajar, BNN Kota Batam saat ini tengah melakukan sosialisasi di beberapa sekolah di Batam.

"Kita juga sering sosialisasi di daerah hinterland," ucapnya.

Ia menambahkan, selain kalangan pelajar, peredaran narkoba justru meningkat di kalangan ibu-ibu. "Kami meminta pada masyarakat untuk melaporkan kecurigaan yang terjadi di lingkungan tempat tinggalnya. Jangan takut untuk melaporkan, kalau tidak begitu mata rantai narkoba tidak akan putus," kata Darsono.

Di Kepri, peredaran narkoba jenis sabu banyak berasal dari Malaysia. Sedangkan jenis ganja biasanya dari daerah Aceh.

"Sabu banyak dari Malaysia, modusnya biasanya dititipkan dan melalui pelabuhan tikus, kalau ganja biasanya dari Aceh," tambah Darsono.

(isk)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :