Air Keruh dan Berbau di Tiban Sekupang, Humas ABH Mohon Maaf: Tim Flushing Dikerahkan
Warga memperlihatkan kondisi air yang menguning di dalam botol.
Batam, Batamnews – Warga di wilayah Tiban, Sekupang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, dan sekitarnya sempat merasakan air keruh, berwarna kecokelatan hingga kehitaman, bahkan berbau. Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 3 Juni 2026.
PT Air Batam Hilir (ABH) langsung angkat bicara. Manajemen menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Batam yang terdampak.
Humas PT Air Batam Hilir, Ginda Alamsyah, menjelaskan bahwa penurunan kualitas air tersebut akibat pekerjaan penyambungan pipa distribusi di Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Sei Ladi. Kapasitasnya 50 liter per detik.
Baca juga: TMC Batam Berakhir 3 Juni 2026, Curah Hujan Berhasil Naik 40 Persen
Proses interkoneksi pipa itu berlangsung sejak Selasa, 2 Juni 2026 pukul 21.00 WIB hingga Rabu dini hari.
"Pekerjaan ini bagian dari upaya strategis peningkatan sistem distribusi air minum. Tujuannya untuk mendukung pelayanan yang lebih andal dan lebih baik ke depannya," ujar Ginda.
Selama proses penyambungan, aliran air di beberapa ruas jaringan terpaksa dihentikan sementara. Setelah pekerjaan selesai dan aliran kembali normal, tekanan air berubah drastis. Akibatnya, endapan atau sedimen di dalam pipa ikut terangkat dan mengalir ke rumah-rumah warga.
Begitu mendapat laporan warga, PT Air Batam Hilir langsung menerjunkan tim operasional ke lapangan. Petugas melakukan flushing atau pengurasan jaringan perpipaan di lokasi terdampak.
"Upaya ini untuk mempercepat pembuangan sedimen agar kualitas air segera kembali jernih," kata Ginda.
Pada Rabu siang, sejumlah wilayah yang sempat terdampak mulai membaik. Suplai air bersih ke pelanggan sudah berangsur normal.
Namun tim operasional masih bersiaga di lapangan. Petugas terus memantau dan menangani area tertentu yang masih butuh pemulihan lebih lanjut.
Baca juga: Air Bersih di Tiban Tiba-tiba Kuning Keruh, Warga Sekupang Keluhkan Baju Putih Jadi Korban
Ginda mengimbau pelanggan yang masih mengalami gangguan kualitas air untuk segera melapor melalui kanal resmi pelayanan pelanggan.
"Segera laporkan agar dapat segera ditindaklanjuti petugas kami di lapangan," ujarnya.
PT Air Batam Hilir menyampaikan apresiasi atas pengertian dan kesabaran pelanggan selama proses pekerjaan hingga pemulihan. Manajemen berkomitmen terus meningkatkan keandalan sistem distribusi demi pelayanan terbaik bagi warga Batam.

Komentar Via Facebook :