Pemko Batam Gandeng BRK Syariah, UMKM Kini Bisa Dapat Pembiayaan Lebih Ringan

Pemko Batam Gandeng BRK Syariah, UMKM Kini Bisa Dapat Pembiayaan Lebih Ringan

Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemko Batam dan PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) mengenai subsidi margin bagi pelaku usaha mikro. (Foto: dok.Diskominfo Batam)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali menunjukkan aksi nyata dalam memperkuat ekonomi rakyat. Langkah strategis diambil dengan membuka lebar akses permodalan yang lebih murah dan terjangkau bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Batam.

Komitmen ini dipertegas melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemko Batam dan PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) mengenai subsidi margin bagi pelaku usaha mikro. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Plt Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus, di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (19/5/2026).

Amsakar menegaskan bahwa UMKM bukan sekadar pelengkap, melainkan motor penggerak ekonomi yang paling tahan banting. Ia ingin setiap kebijakan pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha di akar rumput.

“Keberpihakan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah selalu menjadi bagian dari arah pembangunan yang kita bangun. Karena sektor inilah yang memiliki daya tahan kuat dan berkontribusi besar dalam membuka lapangan pekerjaan,” ujar Amsakar.

Bagi Amsakar, jika UMKM berdenyut kencang, maka kesejahteraan warga juga akan meningkat secara otomatis. “Ketika usaha mikro tumbuh, maka ekonomi masyarakat juga ikut bergerak. Karena itu, UMKM menjadi salah satu tulang punggung perekonomian nasional,” katanya.

Namun, Amsakar juga bersikap realistis. Ia membedah lima masalah klasik yang selama ini menjerat UMKM: kualitas SDM, manajemen usaha, kemasan produk, pemasaran, hingga akses modal. Ia menuntut adanya kolaborasi nyata agar UMKM Batam tidak jalan di tempat.

“Lima hal ini harus menjadi perhatian bersama. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, begitu juga pelaku usaha. Yang kita harapkan adalah UMKM benar-benar tumbuh, berkembang, dan mampu naik kelas,” tegasnya.

Program subsidi margin ini pun hadir sebagai bentuk intervensi pemerintah untuk memangkas beban biaya pinjaman bagi pelaku usaha, sehingga mereka bisa lebih fokus mengembangkan bisnisnya.

Gayung bersambut, Plt Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus, mengakui bahwa UMKM adalah pahlawan ekonomi yang sesungguhnya. “Pelaku UMKM merupakan sektor yang paling tangguh menghadapi tekanan ekonomi dan hal itu telah terbukti dalam berbagai situasi yang pernah kita hadapi,” ujarnya.

Berdasarkan data, BRK Syariah telah menyalurkan pembiayaan UMKM sebesar Rp13,3 triliun secara nasional. Khusus di Batam, setelah mencatatkan angka Rp56 miliar pada 2025, realisasi hingga April 2026 telah menyentuh Rp16 miliar. Helwin yakin subsidi margin ini akan menjadi dorongan besar bagi ekonomi Batam.

“Program ini diharapkan memberi dampak positif terhadap percepatan pembiayaan sekaligus memperkuat daya tahan dan pertumbuhan usaha masyarakat,” kata Helwin.

Melalui kerja sama ini, Pemko Batam berharap pelaku UMKM semakin berdaya, naik kelas, dan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif serta berkelanjutan.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :