Ketua GMNI Batam Kritik Gaya Hidup Elit Iman Sutiawan di Tengah Tekanan Ekonomi Kepri

Ketua GMNI Batam Kritik Gaya Hidup Elit Iman Sutiawan di Tengah Tekanan Ekonomi Kepri

Alwi Djaelani, Ketua DPC GMNI Batam saat Aksi "Kepri Menggugat, Selamatkan Indonesia", di Kantor DPRD Kepri 1 September 2025, (Dok. Arsip narasumber).

Nurjali

Batam, Batamnews  – Kondisi ekonomi Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sedang tertekan. Namun, di saat yang sama, publik disuguhi gaya hidup mewah sejumlah elite politik. Ironi ini disorot tajam oleh Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Batam, Alwi Djaelani.

Alwi menilai, saat masyarakat sedang merasakan sulitnya tekanan fiskal daerah, para pejabat justru mempertontonkan kemewahan di ruang publik.

“Rakyat diminta memahami kondisi fiskal daerah. ASN diminta menerima efisiensi. Tapi publik disuguhi tontonan gaya hidup mewah para elite politik,” ujar Alwi melalui pesan tertulis, Minggu, 10 Mei 2026.

Baca juga: Polisi Akhirnya Tilang Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan

Dia menyebut situasi ini sebagai kemunduran di tengah belum pulihnya ekonomi warga Kepri. Mahasiswa Universitas Riau Kepulauan itu juga menyoroti viralnya video Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan. 

Dalam video tersebut, Iman tampak mengendarai motor gede (moge) jenis Harley-Davidson FXDR 114 tanpa helm.

Motor berpelat BP 6215 VE hitam dengan kapasitas mesin 1.868 CC itu diperkirakan bernilai sekitar Rp645 juta.

Aksi Iman dinilai tidak mencerminkan etika pejabat publik. Bahkan, diduga melanggar aturan lalu lintas. Berdasarkan aturan Kepolisian RI, pengendara motor dengan mesin di atas 500 CC wajib memiliki SIM CII.

Alwi pun mengingatkan bahwa DPRD seharusnya menjadi wakil rakyat yang aktif mengawasi pemerintah, terutama di masa ekonomi sulit.

“Yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah keberanian DPRD mengawasi anggaran, mengkritisi prioritas belanja daerah, memperjuangkan kesejahteraan rakyat, dan menjaga etika pejabat publik. Bukan mempertontonkan kemewahan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa simbol kemewahan di tengah tekanan ekonomi hanya akan memperlebar jarak antara rakyat dan penguasa.

“Ukuran keberhasilan daerah bukan hanya trofi dan seremoni. Tapi kesejahteraan masyarakat, integritas pejabat, dan rasa keadilan sosial,” ujarnya.

Baca juga: GMNI Soroti Gaya Hidup Mewah Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan: Bukan Cuma Tanpa Helm, SIM Moge Mewah Juga Dipertanyakan

GMNI Batam juga mengingatkan bahwa persoalan gaya hidup pejabat ini pernah memicu aksi demonstrasi mahasiswa di Kantor DPRD Kepri pada September tahun lalu. Saat itu, mahasiswa memprotes gaya hidup mewah pejabat yang dinilai memicu kemarahan publik.

“Itu yang harus dia (Iman) ingat. Kami pernah demo di Kantor DPRD Kepri. Waktu itu kami minta pejabat publik menjaga etika dan gaya hidup,” tutup Alwi.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :