Duh, Penutup Parit di Jalan Raja Haji Fisabilillah Batam Raib Disikat Rayap Besi

Duh, Penutup Parit di Jalan Raja Haji Fisabilillah Batam Raib Disikat Rayap Besi

Sejumlah penutup parit yang berada tepat di depan kompleks Ruko OPBC dilaporkan hilang, diduga kuat akibat aksi pencurian oleh oknum tidak bertanggung jawab. (Foto: Asrul/Batamnews)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Keamanan fasilitas publik di kawasan Jalan Raja Haji Fisabilillah, Kota Batam, kembali menjadi sorotan. Sejumlah penutup parit yang berada tepat di depan kompleks Ruko OPBC dilaporkan hilang, diduga kuat akibat aksi pencurian oleh oknum tidak bertanggung jawab, atau yang akrab dijuluki warga sebagai "rayap besi".

Berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi trotoar yang seharusnya menjadi area aman bagi pejalan kaki kini berubah menjadi jebakan yang membahayakan. Lubang parit yang menganga lebar hanya ditandai secara darurat oleh warga sekitar dengan sebuah ban bekas untuk memberi peringatan kepada siapa pun yang melintas.

Meskipun secara kasat mata penutup parit tersebut didominasi oleh material semen atau beton, namun terdapat kerangka besi yang memperkuat bagian sekeliling penutup tersebut. Diduga, para pelaku merusak beton untuk mengambil besi penyangga tersebut demi keuntungan pribadi, mengabaikan keselamatan masyarakat umum.

Tak jauh dari titik lubang bertanda ban bekas, ditemukan satu lagi lubang parit lainnya yang kondisinya tak kalah memprihatinkan. Lubang tersebut hanya ditandai dengan sebatang bambu kuning kecil yang ditancapkan ke dalam parit sebagai sinyal peringatan bagi pengguna jalan.

Hilangnya fasilitas ini menimbulkan kekhawatiran besar bagi warga dan pejalan kaki. Kondisi lubang yang cukup dalam dan lebar sangat berisiko mengakibatkan kecelakaan fatal, terutama pada malam hari saat pencahayaan minim atau ketika hujan deras yang membuat lubang tertutup genangan air.

"Ini sangat membahayakan, apalagi kalau malam hari orang yang tidak tahu bisa langsung jatuh ke dalam," ujar salah satu warga yang sering melintas di kawasan tersebut.

Hingga saat ini, belum ada tindakan perbaikan permanen dari pihak terkait. Warga berharap pemerintah atau instansi berwenang segera mengganti penutup parit yang hilang dengan material yang lebih aman atau tidak mudah dicuri, guna mencegah adanya korban jiwa di masa mendatang.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :