WFH Setiap Jumat Resmi Dimulai 1 April, Stok BBM Aman Harga Subsidi Tidak Naik

WFH Setiap Jumat Resmi Dimulai 1 April, Stok BBM Aman Harga Subsidi Tidak Naik

Konferensi Pers Tentang Kebijakan Pemerintah dalam Mitigasi Risiko & Antisipasi Dinamika Global. (tangkapan layar)

Nurjali

Jakarta, Batamnews – Pemerintah akhirnya mengambil langkah nyata untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah memanasnya situasi Timur Tengah. Salah satu kebijakan yang diambil adalah menerapkan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Jumat.

Kebijakan ini diumumkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Ia menjelaskan bahwa langkah tersebut efektif diberlakukan mulai 1 April 2026.

"Penerapan work from home bagi ASN di instansi pusat dan daerah yang dilakukan satu hari kerja dalam seminggu, yaitu tiap hari Jumat," ujar Airlangga.

Baca juga: Harga BBM Pertamina April 2026: Belum Berubah, Cek Daftar Lengkap Per Wilayah

Menurutnya, kebijakan ini tidak hanya bertujuan untuk efisiensi energi, tetapi juga untuk mendorong percepatan tata kelola pelayanan berbasis digital di lingkungan pemerintahan.

Sementara itu, di tengah kekhawatiran masyarakat akan potensi kelangkaan BBM akibat konflik global, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan jaminan. Ia menegaskan bahwa stok BBM di Indonesia masih dalam kondisi aman dan terkendali.

"Kepada seluruh masyarakat, cadangan BBM kita semuanya di atas standar minimum nasional. Baik itu solar, maupun bensin, termasuk dengan gas, termasuk dengan avtur, termasuk elpiji," kata Bahlil dalam konferensi pers daring, Selasa, 31 Maret 2026.

Bahlil juga memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada rencana kenaikan harga untuk BBM bersubsidi. Pemerintah memutuskan untuk mempertahankan harga lama.

"Atas arahan bapak presiden dan hasil rapat, penyesuaian harga untuk BBM subsidi tidak ada penyesuaian naik ataupun turun, artinya *flat*, masih pakai harga sekarang," tegasnya.

Baca juga: BI Turunkan Batas Beli Valas Tunai Jadi USD 50 Ribu per Bulan, Berlaku 1 April 2026

Namun, berbeda dengan BBM subsidi, untuk harga BBM non-subsidi masih dalam tahap pembahasan. Bahlil menyebutkan bahwa pihaknya bersama Pertamina dan operator SPBU swasta masih terus melakukan evaluasi untuk menentukan besaran harga yang tepat ke depannya.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :