Pendapatan Daerah Batam Tembus Rp4,29 Triliun di 2025, Amsakar Serahkan LKPj ke DPRD

Pendapatan Daerah Batam Tembus Rp4,29 Triliun di 2025, Amsakar Serahkan LKPj ke DPRD

Suasana ruang sidang utama DPRD Kota Batam terasa khidmat sekaligus dinamis pada Senin pagi 30 Maret 2026, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, secara resmi menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Anggaran Tahun 2025.

Nurjali

Batam, Batamnews – Suasana ruang sidang utama DPRD Kota Batam terasa khidmat sekaligus dinamis pada Senin pagi 30 Maret 2026. Di hadapan para wakil rakyat dan forum pimpinan daerah, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, secara resmi menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Anggaran Tahun 2025. Bukan sekadar seremonial, ini adalah bentuk nyata akuntabilitas publik.

Rapat paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRM Haji Muhammad Kamaluddin itu langsung memasuki agenda inti. Didampingi wakil ketua dan jajaran forkopimda, Amsakar naik ke mimbar. Dengan tegas ia membuka pidatonya: LKPj ini adalah ruang evaluasi bersama.

"Tahun 2025 adalah tonggak krusial. Ini tahun pertama RPJMD 2025–2029. Visi kita mewujudkan Batam sebagai kota madani yang inovatif dan berkelanjutan," ujar Amsakar di hadapan anggota dewan dan tokoh masyarakat, termasuk perwakilan Lembaga Adat Melayu.

Baca juga: Gubernur Kepri Ansar Ahmad Bacakan LKPJ 2025, Realisasi APBD Tembus 95,39 Persen

Lalu, bagaimana kabar keuangan daerah? Ternyata, trend-nya positif menggembirakan.

Amsakar memaparkan bahwa pendapatan daerah tembus hingga Rp4,29 triliun. Jumlah ini naik Rp331,24 miliar dari target awal Rp3,96 triliun. Kenaikan ini didorong oleh optimalisasi pajak daerah seiring membaiknya ekonomi Batam. 

Sementara belanja daerah ditetapkan Rp4,41 triliun, fokusnya untuk pelayanan dasar, infrastruktur, dan pengentasan kemiskinan.

Tak hanya itu, Batam juga menorehkan prestasi membanggakan: skor literasi dan numerasi pendidikan meningkat, cakupan kesehatan semesta (UHC) meluas, serta kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Batam pun dinobatkan sebagai kota terinovatif dan layak anak.

Namun, Amsakar jujur mengakui masih ada tantangan. "Dinamika ekonomi global dan tingginya ekspektasi masyarakat harus terus kita benahi. Masukan DPRD akan jadi kompas kami," tegasnya.

Usai penyerahan dokumen LKPj secara simbolis, agenda berlanjut ke momen yang paling dinanti: pembentukan Panitia Khusus (Pansus). Ketua DPRD, Kamaluddin, membacakan usulan nama dari masing-masing fraksi. Ruang rapat sempat diskors lima menit untuk memberikan kesempatan Pansus memilih pimpinan.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran Landa Hutan Punggur, Api Masih Terus Menjalar

Setelah skors dicabut, juru bicara Pansus, Muhannad Rudi, membacakan hasil musyawarah mufakat. Haji Ahmad Surya resmi ditetapkan sebagai Ketua Pansus, dan Haji Djoko Mulyono, S.H., M.H. sebagai Wakil Ketua Pansus LKPj Wali Kota Batam Tahun 2025.

"Kami harap seluruh kepala OPD kooperatif dan hadir langsung dalam rapat pembahasan nanti," pesan Muhannad.

Menutup paripurna, Ketua DPRD menyampaikan perubahan jadwal kedewanan dan masa reses. Harapannya, seluruh pembahasan LKPj berjalan lancar demi menghasilkan rekomendasi yang membangun untuk Batam ke depan.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :