Samsung Rilis Galaxy A57 dan A37: Lebih Ramping, Lebih Tahan Air, Tapi Apakah Sebanding dengan Harganya?
Samsung Galaxy A57.
Batam, Batamnews – Samsung akhirnya resmi memperkenalkan dua penerus jajaran kelas menengahnya, Galaxy A57 dan Galaxy A37. Kedua ponsel ini akan mulai tersedia pada 9 atau 10 April mendatang, tergantung wilayah masing-masing.
Soal harga, Samsung membanderol Galaxy A57 mulai dari $550 (sekitar Rp 9 juta) atau €530, sementara sang adik, Galaxy A37, dibanderol $450 (sekitar Rp 7,3 juta). Namun perlu dicatat, dalam masa pre-order, Samsung menawarkan peningkatan kapasitas penyimpanan secara gratis di sejumlah negara.
Jika dibandingkan pendahulunya, Galaxy A57 hadir dengan perubahan yang cukup terasa. Badannya dibuat lebih ramping dan ringan, yakni 6,9 mm dengan bobot 179 gram—turun signifikan dari sebelumnya yang 7,4 mm dan 198 gram. Ketahanan airnya pun naik kelas menjadi IP68, lebih baik dari IP67 yang lama.
Baca juga: Google Luncurkan Android 17 Beta 3, Capai Platform Stability
Samsung juga menyematkan chipset anyar Exynos 1680 di seri A57, menggantikan Exynos 1580. Layarnya masih mengusung panel 6,7 inci dengan refresh rate 120Hz dan resolusi 1080p+, namun bezel atau bingkainya kini dibuat lebih tipis sehingga ukuran bodi ponsel ini sedikit lebih pendek dan sempit.
Lantas bagaimana dengan Galaxy A37? Di sini ceritanya sedikit berbeda. Jika A57 mendapat banyak peningkatan, A37 justru terbilang minim perubahan. Ponsel ini masih menggunakan bingkai plastik dengan ketebalan dan bobot yang sama seperti pendahulunya, yaitu 7,4 mm dan 196 gram. Satu-satunya peningkatan signifikan adalah sertifikasi ketahanan air yang kini ikut naik menjadi IP68.
Namun, jika kita menarik napas sejenak dan melihat dari sisi lain, mungkin kita seharusnya membandingkan kedua ponsel ini dengan pendahulu dari dua tahun lalu, seperti Galaxy A55 dan A35. Dari kacamata itu, peningkatannya mulai terlihat: layar sedikit lebih besar 0,1 inci dan lebih terang, pengisian daya cepat 45W (naik dari 25W), serta desain yang lebih ramping.
Meski membawa sederet pembaruan, pertanyaan besarnya adalah: apakah harga yang ditawarkan sepadan? Dengan nominal yang sama, konsumen sebenarnya bisa mendapatkan ponsel dengan chipset lebih beringas, seperti Snapdragon 8 Gen 5 di OnePlus 15R atau Snapdragon 8 Elite di Poco F8 Pro.
Baca juga: Samsung Buka Beta One UI 8.5 untuk Lebih Banyak Perangkat, Termasuk S24 Series
Dan bagi Anda yang memang menginginkan One UI atau setia pada Exynos, Samsung sendiri masih memiliki opsi lain seperti Galaxy S25 FE.
Jadi, di tengah gempuran spesasi dari kompetitor, apakah Anda masih akan memilih Galaxy A57? Atau justru beralih ke merek lain dengan tawaran performa yang lebih tinggi? Jawabannya tentu kembali pada kebutuhan dan loyalitas merek masing-masing.

Komentar Via Facebook :