Google Luncurkan Android 17 Beta 3, Capai Platform Stability

Google Luncurkan Android 17 Beta 3, Capai Platform Stability

Tangkapan layar android 17.

Nurjali

Batam, Batamnews — Google resmi meluncurkan Android 17 Beta 3 untuk para pengembang, sekitar satu bulan setelah perilisan beta kedua. Peluncuran ini menandai pencapaian platform stability, yang berarti antarmuka pemrograman aplikasi (API) telah terkunci dan siap untuk uji kompatibilitas final.

Beta 3 kini tersedia untuk perangkat Pixel 6 dan model yang lebih baru, termasuk Pixel Tablet serta lini Pixel Fold. Pengguna yang terdaftar dalam program beta akan menerima pembaruan melalui udara (OTA).

Dalam unggahan blog resminya, Google merinci sejumlah fitur baru dan peningkatan pada Beta 3, yang juga telah menyertakan tambalan keamanan Android edisi Maret. 

Baca juga: Samsung Buka Beta One UI 8.5 untuk Lebih Banyak Perangkat, Termasuk S24 Series

Pembaruan ini menghadirkan dukungan untuk format gambar RAW14, opsi menyembunyikan label aplikasi di layar utama, penyaluran audio yang lebih terperinci untuk alat bantu dengar, serta bilah alat perekam layar dengan desain baru. Tak hanya itu, Google juga meningkatkan skala widget pada layar berukuran besar.

Dengan mencapai platform stability, Google mempersilakan para pengembang untuk melakukan uji kompatibilitas akhir dan mengirimkan aplikasi yang menargetkan Android 17 ke Play Store. Versi stabil Android 17 sendiri dijadwalkan rilis pada Juni mendatang.

Google mengimbau para pengembang aplikasi, pustaka, alat, dan mesin game untuk segera mempersiapkan pembaruan yang diperlukan. Langkah ini penting guna mencegah kendala kompatibilitas yang dapat menghambat pengembang aplikasi dan game di level bawah.

Beberapa perubahan perilaku yang perlu menjadi fokus pengujian antara lain:

  • Resizability pada layar besar: Setelah menargetkan Android 17, pengembang tidak lagi dapat memilih untuk mengabaikan batasan orientasi, resizability, dan rasio aspek pada layar besar.
  • Dynamic code loading: Perlindungan Dynamic Code Loading (DCL) yang lebih aman, yang diperkenalkan di Android 14 untuk file DEX dan JAR, kini diperluas ke pustaka native. Seluruh file native yang dimuat menggunakan System.load() harus ditandai sebagai read-only.
  • Certificate transparency (CT): Fitur CT kini diaktifkan secara default. Pada Android 16, fitur ini tersedia tetapi membutuhkan pilihan aktif dari aplikasi.
  • Perlindungan jaringan lokal: Aplikasi yang menargetkan Android 17 ke atas secara default diblokir aksesnya ke jaringan lokal. Google menyarankan penggunaan picker yang menjaga privasi, serta memanfaatkan izin ACCESS_LOCAL_NETWORK untuk akses luas yang bersifat persisten.

Baca juga: Bocoran vivo T5 Pro: Baterai 9.020 mAh, Layar 144Hz, Siap Jadi Raja Awet?

Selain itu, Beta 3 juga membawa berbagai peningkatan di bidang media dan kamera, termasuk opsi kustomisasi Photo Picker. Kini pengembang dapat menyesuaikan tampilan pemilih foto agar selaras dengan antarmuka aplikasi, seperti mengubah rasio aspek tampilan grid dari 1:1 persegi menjadi 9:16 potret.

Para pengembang dapat melakukan pengujian dengan menginstal aplikasi produksi atau aplikasi uji pada perangkat atau emulator yang menjalankan Android 17 Beta 3, baik melalui Google Play maupun cara lainnya.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :