75 Ton Air Bersih Disalurkan, Pemko Tanjungpinang Pastikan Kebutuhan Dasar Warga Terpenuhi
Bantuan air bersih di sejumlah wilayah di Kota Tanjungpinang.
Tanjungpinang, Batamnews - Di tengah musim kemarau yang membuat sejumlah wilayah kekurangan air, Pemerintah Kota Tanjungpinang terus bergerak. Lewat Tim Pendistribusian Air Bersih, bantuan disalurkan secara intensif kepada masyarakat terdampak, Minggu, 29 Maret 2026.
Tak sekadar membagikan, Pemko memastikan setiap tetes air benar-benar sampai ke warga yang membutuhkan.
Hingga hari ini, total 75 ton air bersih telah didistribusikan. Jumlah itu tersebar ke berbagai titik pemukiman. Penyalurannya pun tidak asal bagi, tetapi disesuaikan dengan jumlah kepala keluarga (KK) dan kondisi kebutuhan di lapangan.
Baca juga: BMKG: Setelah Cuaca Terik, Batam Berpotensi Hujan Ringan Hari Ini Minggu 29 Maret 2026
Distribusi dilakukan dari skala kecil hingga besar. Di Perum Bukit Galang Permai, Kelurahan Air Raja, bantuan dialirkan untuk 7 KK. Di sejumlah titik lain, seperti Jalan Irian Jaya Kampung Sidomakmur, Perum Lembah Asri Kelurahan Batu IX, dan Jalan Perikanan Nomor 19 Kelurahan Kampung Baru, masing-masing 1 KK turut merasakan bantuan.
Penyaluran dengan volume lebih besar dilakukan di Kampung Bangunsari RT 01 RW 10 Kelurahan Batu IX. Sebanyak 11 ton air bersih dikucurkan untuk 8 KK. Sementara di Perum Nusa Indah RW 04 Kelurahan Batu IX, yang mencakup RT 01, 02, dan 03, warga menerima jatah 30 ton air bersih untuk 187 KK.
Tak berhenti di situ, kawasan lain seperti Perum Bukit Raya, Jalan Kuantan, dan Hang Tuah Permai juga menjadi sasaran. Khusus di Hang Tuah Permai, 7 ton air bersih disalurkan untuk mencukupi kebutuhan 20 KK.
Pada hari yang sama, tim juga menyambangi Jalan Pembakaran Mayat, Perum Citra Pelita 3 Blok A21 dan Blok B10 dengan 1,8 ton air bersih. Lalu, 4 ton untuk Perumahan Kijang Kencana 3 RT 02 RW 09, 13 ton di Perum Bukit Merpati Putih, serta bantuan masing-masing 1 ton di Perum Griya Senggarang, Jalan Cenderawasih, dan Perumahan Bumi Intan Sari. Tak lupa, 2 ton juga dialirkan ke Perumahan Pelita 1.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto, menegaskan bahwa semua penyaluran ini dilakukan bertahap dan proporsional. Tujuannya, agar bantuan tepat sasaran.
“Hari ini, Sabtu 28 Maret, tim menyalurkan 75 ton air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Sesuai arahan Wali Kota, tim ini akan terus bekerja hingga kesulitan masyarakat dapat terbantu,” ujar Teguh.
Ia menjelaskan, distribusi air tidak dilakukan dengan ukuran yang sama di setiap tempat. Satu tangki dengan kapasitas beberapa ton, kata dia, rata-rata mampu mencukupi kebutuhan dasar warga selama satu hingga dua hari. Tentu, tergantung tingkat pemakaian.
“Penyaluran air bersih kami sesuaikan dengan jumlah warga dan kondisi di lapangan. Kami berupaya agar bantuan ini benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Pemko Tanjungpinang berjanji tak akan berhenti di sini. Teguh menambahkan, pihaknya terus memantau perkembangan di lapangan. Apabila masih ada wilayah yang membutuhkan, distribusi akan segera ditambah.
“Kami hadir untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Koordinasi dengan perangkat wilayah terus kami lakukan agar penyaluran air bersih tepat sasaran dan merata,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pendistribusian air bersih masih berlangsung di sejumlah titik. Volume air yang disalurkan diperkirakan akan terus bertambah seiring pendataan dan kebutuhan di lapangan.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Pemerintah Kota Tanjungpinang menyiagakan tujuh armada pelayanan. Armada ini khusus melayani kebutuhan air bersih bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah dan rumah ibadah. Dalam satu kali trip, ketujuh armada tersebut mampu mengangkut 27 ton atau 27 ribu liter air.
Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, mengatakan bahwa armada pengangkut air bersih ini berasal dari berbagai instansi. Mulai dari BPBD Tanjungpinang, Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, BPBD Provinsi Kepri, hingga BPBPK Kepri.
Jumlah armada pun disebut masih bisa bertambah. Kendaraan pick up milik Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Tanjungpinang juga diminta ikut membantu Tim Satgas Distribusi Air Bersih Tanjungpinang.
“Menyikapi situasi dan kondisi kekeringan ini, tim Satgas telah dibentuk. Ini sebagai bentuk tanggung jawab, kepedulian, dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat dalam menghadapi kesulitan pemenuhan air bersih,” kata Lis, Sabtu, 28 Maret 2026.

Komentar Via Facebook :