Siasat Licik Judol Berkedok Viva Live: Markas Batam Tutup, Fitur Game Diduga Masih Beroperasi Lewat Jalur Dalam

Siasat Licik Judol Berkedok Viva Live: Markas Batam Tutup, Fitur Game Diduga Masih Beroperasi Lewat Jalur Dalam

Tangkapan layar Rekaman Viva Live yang terlihat masih aktif.

Nurjali

Batam, Batamnews – Dugaan praktik judi online (judol) yang menyamar sebagai aplikasi live streaming, Viva Live, memasuki babak baru. Meski markas operasionalnya di Kota Batam dikabarkan lumpuh dan fitur permainan telah dihapus dari tampilan publik, investigasi mengungkap fakta mengejutkan. 

Fitur judi tersebut ternyata belum benar-benar mati. Diduga, aksesnya sengaja disembunyikan dan hanya bisa dibuka melalui "jalur dalam" atau intervensi khusus dari pihak admin.

Berdasarkan laporan lapangan sebelumnya, pusat aktivitas yang diduga menjadi markas operasi Viva Live di Batam mendadak tutup. Aplikasi yang sebelumnya terang-terangan menyediakan fitur game bergaya slot dan roulette yang mengharuskan pengguna melakukan deposit untuk bertaruh itu seketika "bersih". 

Baca juga: Iklan Aplikasi Viva Live di Nagoya Food Court Batam ada Nomor Admin Terkait Judi Online dan Love Scamming

Setelah kasus ini mencuat dan pengawasan publik mengencang, fitur game tersebut ditarik dan tidak bisa diakses oleh pengguna biasa. Sekilas, langkah ini tampak seperti upaya Viva Live menghilangkan jejak digital agar terbebas dari jerat hukum.

Namun, upaya "cuci tangan" itu diduga kuat hanya kamuflase. Sebuah rekaman percakapan dari salah satu host Viva Live yang diperoleh media ini membongkar modus operandi baru yang justru lebih licik. 

Dalam percakapan tersebut, host itu menyebut fitur game seperti roulette sebenarnya masih bersemayam di dalam sistem aplikasi. Hanya saja, aksesnya kini dikunci dan baru bisa dibuka setelah ada campur tangan dari admin agensi atau admin pusat aplikasi.

"Sebenarnya di sini ada game-nya, tapi kita minta bukain sama admin," ujar seorang host dalam rekaman yang beredar, Sabtu, 14 Maret 2026. "Karena tiba-tiba menghilang game-nya."

Host tersebut juga menjelaskan mekanisme bagi pengguna yang ingin bermain. Pengguna diminta untuk meminta bantuan host favorit mereka. Selanjutnya, host akan berkoordinasi dengan admin agensi yang menaunginya untuk membuka akses permainan.

"Misalkan kamu punya host nih, host kamu dia kan pasti punya admin. Nah, minta tolong bantuin admin agensinya host kamu. Suruh chatin ke admin APK," tambahnya.

Menariknya, sang host juga berspekulasi mengenai alasan di balik penarikan fitur secara mendadak ini. 

Ia menduga pihak pengelola aplikasi sedang dilanda ketakutan akan adanya razia atau sidak. Hal ini diperparah dengan anggapan bahwa aplikasi tersebut tidak memiliki "bekingan" atau perlindungan dari pihak tertentu, tidak seperti aplikasi pesaing lainnya.

"Entah kayaknya lagi pembaruan atau sedang tidak baik-baik saja APK-nya atau sedang disidak gitu. Enggak punya dekingan kayaknya yang punya APK ini, kalau di-adjet kan dekingannya kuat kayaknya," ucap host tersebut dalam percakapan.

Baca juga: Dugaan Sarang Judi Online dan Love Scamming, Ratusan Pemuda FPN Kepri Akan Geruduk Pemkot Batam dan PT Anhong Media

Temuan ini menjadi bukti baru bahwa ekosistem judi online terus bergerak lincah mengakali sistem dan aparat. Penghapusan fitur game di laman publik Viva Live bukanlah tanda berhenti, melainkan peralihan strategi menjadi operasi bawah tanah yang lebih eksklusif dan tersembunyi.

Publik berharap aparat kepolisian dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI segera bergerak menindaklanjuti petunjuk baru ini. 

Tak cukup hanya menutup aplikasi, pengusutan harus diarahkan untuk membongkar jaringan agensi host dan mengungkap pihak yang bertanggung jawab sebagai admin aplikasi yang dengan sengaja memfasilitasi "jalur dalam" bagi praktik judi online tersebut.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :