Kapolres dan Bupati Anambas Pimpin Langsung Pelepasan Arus Mudik di Pelabuhan Tarempa
Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, bersama Bupati Aneng saat berada di lokasi pengecekan mudik lebaran.
Anambas, Batamnews – Suasana Pelabuhan Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu, 14 Maret 2026 pagi, tampak sedikit berbeda. Jika biasanya aktivitas bongkar muat barang mendominasi, hari itu fokus utama tertuju pada kelancaran arus mudik.
Tepat pukul 06.30 WIB, Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, bersama Bupati Aneng, tiba di lokasi. Mereka datang bukan sekadar untuk inspeksi biasa, melainkan untuk memastikan langsung perjalanan para pemudik pertama di Pelabuhan Tarempa berjalan aman dan nyaman.
Kedatangan orang nomor satu di jajaran kepolisian dan pemerintahan daerah itu disambut oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Tampak mendampingi Wakapolres Kompol Shallahuddin, para pejabat utama Polres, serta sejumlah kepala dinas terkait seperti Kabag Protokol Setda Saiful Lizan, Kabid Perhubungan Darat Dishub Rojul Harkoko, dan Kabid Kedaruratan BPBD Nofrizal. Semua bergerak bersama dalam satu misi: mengawal Operasi Ketupat Seligi 2026.
Langkah pertama rombongan adalah menuju dermaga tempat MV. Seven Star Island bersandar. Kapal cepat yang akan melayari rute Tarempa–Letung–Batam–Tanjungpinang ini menjadi perhatian utama. Kapolres dan Bupati tak hanya sekadar melihat dari kejauhan.
Mereka naik ke atas kapal, mengecek langsung kondisi armada, memastikan kapasitas penumpang tidak berlebihan, serta berbincang sebentar dengan calon penumpang yang tengah bersiap berlayar.
"Keselamatan adalah yang utama. Kami ingin pastikan kapal layak laut dan jumlah penumpang sesuai ketentuan, agar masyarakat bisa sampai tujuan dengan selamat dan berbahagia merayakan Idul Fitri bersama keluarga," ujar Bupati Aneng di sela-sela pengecekan.
Tak lama kemudian, tepat pukul 07.05 WIB, MV. Seven Star Island bertolak meninggalkan dermaga. Kapal tersebut mengangkut total 209 penumpang. Rinciannya, 27 orang menuju Tanjungpinang, 122 orang ke Batam, dan 59 orang turun di Letung.
Selain itu, terdapat satu penumpang dalam kondisi sakit (FOC) serta 9 orang anak buah kapal (ABK) yang mengawaki perjalanan tersebut. Kapolres dan Bupati tampak melambaikan tangan melepas keberangkatan, sebuah simbol bahwa pemerintah hadir untuk memastikan perjalanan mudik dimulai dengan baik.
Usai pelepasan, rombongan bergeser menuju Pos Terpadu Operasi Ketupat Seligi 2026 yang berada di kawasan pelabuhan. Di sana, AKBP I Gusti Ngurah Agung dan Bupati Aneng menyempatkan diri mengisi buku supervisi. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan moral sekaligus mengecek kesiapan personel gabungan yang akan berjaga selama arus mudik dan balas Lebaran.
Baca juga: Sidak ke Pelabuhan Telaga Punggur, Gubernur Kepri Pastikan Tiket Online Bebas Calo saat Mudik
"Sinergi seperti ini harus terus kita jaga. TNI-Polri dan pemerintah daerah bersama-sama hadir untuk melayani masyarakat," tegas Kapolres AKBP I Gusti Ngurah Agung.
Kegiatan yang berlangsung selama lebih dari satu jam itu diakhiri dengan sesi foto bersama. Momen kebersamaan itu menjadi simbol eratnya koordinasi antara Polres Kepulauan Anambas, Pemerintah Daerah, serta seluruh stakeholder terkait.
Dengan pengecekan dan pelepasan ini, diharapkan seluruh rangkaian mudik Lebaran di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas dapat berlangsung lancar, aman, dan penuh kehangatan hingga nanti arus balik tiba.
Komentar Via Facebook :