Sampah dari Rumah Pompa Pintu Air Jodoh ke TPA Punggur Masih Menumpuk, DLH Batam Kejar Target Angkut
Tumpukan sampah yang sempat menggunung di kawasan rumah pompa pintu air Jodoh, Kecamatan Batuampar, Kota Batam, mulai berangsur berkurang. (Foto: Asrul/Batamnews)
Batam, Batamnews - Tumpukan sampah yang sempat menggunung di kawasan rumah pompa pintu air Jodoh, Kecamatan Batuampar, Kota Batam, mulai berangsur berkurang. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam kini tengah menggenjot proses pembersihan dengan menargetkan seluruh sampah di lokasi tersebut segera dievakuasi ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Punggur.
Berdasarkan pantauan di lapangan, area pinggir Jalan Duyung yang sebelumnya dipenuhi sampah kini sudah tampak bersih. Petugas DLH bahkan telah memasang garis pembatas (barikade) di area tersebut untuk mencegah warga kembali membuang sampah sembarangan.
Meski bagian luar sudah berangsur bersih, bagian dalam area rumah pompa pintu air Jodoh masih didominasi oleh tumpukan sampah yang cukup masif.
Diperkirakan, tinggi tumpukan sampah di titik tersebut mencapai lebih dari 1 meter dengan panjang area sebaran sekitar 100 meter.
Untuk mempercepat proses pembersihan, satu unit alat berat jenis ekskavator (beko) telah disiagakan di lokasi. Alat berat ini terus beroperasi mengumpulkan dan memindahkan sampah ke dalam bin kontainer sebelum akhirnya diangkut oleh armada truk menuju TPA Punggur.
Para petugas DLH di lapangan juga tampak bahu-membahu merapikan sampah yang berserakan agar proses muat ke dalam kontainer berjalan optimal.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Dohar Hasibuan, menegaskan bahwa pihaknya telah memobilisasi kekuatan penuh untuk menangani masalah ini.
"Saat ini kita kerahkan armada untuk mengangkut tumpukan sampah di lokasi menuju TPA Punggur. Kita juga menyiapkan bin kontainer khusus bagi warga yang ingin langsung mengantar sampah ke lokasi," ujar Dohar saat memberikan keterangan pada Selasa (10/3/2026).
Dohar memproyeksikan bahwa proses pemindahan total tumpukan sampah di kawasan Jodoh ini akan rampung sepenuhnya dalam beberapa hari ke depan.
Sebagai langkah antisipasi agar tumpukan sampah serupa tidak kembali terjadi, DLH Batam telah merancang solusi penanganan jangka menengah. Salah satunya adalah dengan membangun fasilitas pembuangan yang lebih memadai.
"Nanti di kawasan Jodoh akan kita buatkan Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang layak, sehingga warga yang membawa sampah bisa langsung membuangnya ke tempat yang sudah disediakan dan tidak lagi membuang sembarangan," tegas Dohar.
Selain penyediaan TPS, DLH Batam akan menempatkan petugas khusus di lokasi tersebut. Petugas ini tidak hanya berfungsi untuk melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan edukasi dan imbauan langsung kepada masyarakat agar lebih tertib dalam mengelola dan membuang sampah rumah tangganya.
Di tingkat yang lebih makro, Dohar menambahkan bahwa DLH terus berkoordinasi dengan berbagai pimpinan daerah melalui rapat-rapat strategis guna merumuskan solusi penanganan persampahan yang lebih komprehensif di seluruh penjuru kota.
"Kita terus berupaya membersihkan sampah yang berserakan di Batam dan mencari langkah-langkah terbaik dalam penanganannya," tutupnya.

Komentar Via Facebook :