Awas Jebakan Diskon, Diskominfo Batam Warning Ancaman `Iklan Maut` Jelang Lebaran
Kepala Diskominfo Kota Batam, Rudi Panjaitan. (Foto: istimewa)
Batam, Batamnews – Bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri biasanya menjadi momen warga Batam paling rajin berburu diskon online. Mulai dari baju baru, kue lebaran, hingga tiket mudik semuanya dicari lewat ponsel. Namun waspada, di balik iklan-iklan menggiurkan tersebut, ada ancaman siber yang siap menguras dompet dan data pribadi Anda.
Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengeluarkan peringatan keras bagi masyarakat. Fenomena malvertising atau iklan berbahaya dilaporkan meningkat tajam, memanfaatkan antusiasme belanja daring masyarakat di bulan suci ini.
Kepala Diskominfo Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengungkapkan bahwa para pelaku kejahatan siber sangat cerdik memanfaatkan momentum. Mereka menyamar di balik tawaran diskon besar-besaran untuk menyebarkan tautan (link) palsu yang sudah disusupi malware.
“Tren belanja online biasanya meningkat pesat saat Ramadan, terutama karena adanya flash sale, diskon THR, hingga promo mudik. Namun, di sisi lain ancaman malvertising juga ikut mengintai. Ini adalah teknik penipuan melalui iklan daring yang terlihat sangat menarik, tetapi sebenarnya bertujuan mencuri data atau menginfeksi perangkat pengguna,” ujar Rudi, Senin (9/3/2026).
Sekali Klik, Saldo Bisa Ludes
Rudi menegaskan, jangan pernah anggap remeh iklan yang muncul tiba-tiba. Ketidaktelitian saat mengklik iklan di media sosial atau situs web tertentu bisa berujung pada kerugian fatal.
Data pribadi Anda bisa dicuri dan disalahgunakan untuk daftar pinjaman online (pinjol) ilegal. Tidak hanya itu, saldo di rekening bank atau dompet digital (e-wallet) bisa dikuras habis, akun media sosial dibajak, hingga perangkat ponsel Anda rusak permanen karena infeksi virus.
Cara Bertahan dari Serangan Siber
Agar niat belanja tidak berubah menjadi bencana, Diskominfo Batam membagikan empat langkah proteksi yang wajib dilakukan:
-
Cek Alamat URL: Pastikan situs web menggunakan protokol aman (https://). Perhatikan baik-baik nama domainnya, jangan sampai tertipu huruf yang mirip tapi palsu.
-
Gunakan Logika: Jangan mudah tergiur harga barang mewah yang sangat murah hingga tidak masuk akal. Jika tawaran terlalu indah untuk jadi kenyataan, biasanya itu penipuan.
-
Abaikan Iklan Pop-up: Jangan pernah klik jendela iklan yang muncul tiba-tiba dari sumber yang tidak jelas.
-
Hanya Jalur Resmi: Belanjalah hanya melalui aplikasi atau situs web resmi milik brand atau marketplace yang sudah terpercaya.
Keamanan siber di dunia digital dimulai dari jempol Anda sendiri. Rudi berharap warga Batam semakin bijak dan teliti sebelum melakukan transaksi apa pun di internet.
“Jangan sampai niat mencari diskon untuk kebutuhan Lebaran justru berujung menjadi korban penipuan. Pastikan sumbernya resmi dan lakukan verifikasi berlapis sebelum melakukan transaksi,” pungkasnya tegas.
Komentar Via Facebook :