Dari `Iseng` Jadi Wakil Kepri, Siswa SMAN 1 Batam Tembus Duta Siswa Indonesia 2026

Dari `Iseng` Jadi Wakil Kepri, Siswa SMAN 1 Batam Tembus Duta Siswa Indonesia 2026

Agthama Putra Guchairi, Siswa SMAN 1 Batam.

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Nama Agthama Putra Guchairi mendadak ramai dibicarakan di lingkungan SMAN 1 Batam. Siswa kelas 10 itu berhasil menembus ajang nasional dan terpilih sebagai perwakilan Kepulauan Riau (Kepri) untuk berkompetisi di Surabaya dalam ajang Duta Siswa Indonesia 2026.

Langkah Agthama terbilang sederhana, bahkan tanpa rencana besar. Ia memulai semuanya dari keberanian mencoba. Sebagai siswa baru di bangku SMA, ia mengaku tidak memiliki pengalaman di bidang duta maupun kompetisi serupa. Namun, ia memilih untuk tidak membiarkan keraguan menguasai diri.

"Awalnya saya hanya iseng mendaftar dan tentunya belum mempunyai pengalaman. Tapi saya sadar, saya juga bisa seperti mereka walaupun baru memulai. Perjalanan ini bukanlah hal yang instan, melainkan proses penuh perjuangan, belajar, dan pembuktian diri," ungkap Agthama dengan mantap.

Proses menuju panggung nasional bukan perkara mudah. Agthama harus melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat dan menyeluruh.

Seleksi administrasi menjadi gerbang awal. Di tahap ini, ia wajib menunjukkan prestasi akademik, pengalaman organisasi, serta kontribusi nyata bagi sekolah dan masyarakat. Tidak berhenti di situ, ia juga menghadapi ujian tertulis secara daring yang menguji wawasan umum dan kemampuan berpikir kritis.

Tahap paling menentukan adalah wawancara dan penilaian karakter. Di sinilah kepemimpinan, kepercayaan diri, wawasan kebangsaan, hingga kemampuan komunikasinya diuji secara mendalam oleh dewan juri.

Sepanjang proses tersebut, Agthama tidak hanya dituntut unggul secara akademik. Ia juga didorong untuk peduli pada isu sosial dan lingkungan, sekaligus membangun personal branding yang positif sebagai pelajar.

Kini, tanggung jawab besar menantinya di Surabaya. Status sebagai perwakilan Kepri bukan sekadar kebanggaan pribadi, tetapi amanah untuk membawa nama sekolah dan daerah di tingkat nasional.

Bagi Agthama, menjadi duta bukan tentang popularitas atau gelar semata. Ia menegaskan ingin menjadi penggerak kegiatan sosial dan teladan pelajar yang berprestasi serta berakhlak baik.

"Menjadi Duta Siswa Indonesia bukan tentang gelar, tetapi tentang bagaimana memberikan dampak nyata bagi sekitar. Perjalanan ini mengajarkan saya arti konsistensi, kerja keras, dan ketulusan dalam berkarya," pungkasnya.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :