Kesiapan Batam Menyambut Imlek-Ramadan-Idulfitri 2026: Dari Pengamanan 115 Masjid hingga Stok Beras 10 Ribu Ton
Rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Aula Engku Hamidah
Batam, Batamnews – Pemerintah Kota Batam memastikan kesiapan menyambut rangkaian hari besar keagamaan Tahun Baru Imlek, Ramadan, dan Idulfitri 2026. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Aula Engku Hamidah, Senin, 9 Februari 2026.
Dalam arahannya, Wali Kota Amsakar menekankan sinergi lintas sektor sebagai kunci utama. “Koordinasi antarlembaga harus solid untuk mengantisipasi potensi kerawanan sejak dini, mengingat peningkatan aktivitas masyarakat di momentum hari besar,” tegas Amsakar.
Wakapolresta Barelang, AKBP Fadli Agus, memaparkan strategi pengamanan yang akan diterapkan. Pengamanan akan menyasar 46 vihara saat Imlek dan 115 masjid selama Ramadan dan Idulfitri, dengan empat masjid besar menjadi prioritas pada Salat Ied.
Baca juga: BAZNAS Tetapkan Zakat Fitrah Rp50.000 dan Fidyah Rp65.000 untuk Ramadan 2026
Titik keramaian seperti kawasan wisata, bandara, pelabuhan, pusat perbelanjaan, dan pasar juga akan menjadi fokus. Rekayasa lalu lintas akan dijalankan di Dataran Engku Putri saat malam takbiran. Untuk mendukungnya, disiagakan dua pos pelayanan dan tujuh pos pengamanan.
Dari sektor transportasi laut, Kepala KSOP Batam, M. Takwin, memprediksi arus mudik berlangsung pada 11-31 Maret 2026, dengan puncak pada 18 Maret. Kesiapan armada dan pengawasan keselamatan telah dipastikan.
Sementara itu, Bandara Hang Nadim mencatat kenaikan trafik penumpang sebesar 15% dengan 3,8 juta pergerakan. Sebanyak 376 personel akan disiagakan.
Kepala BMKG Stasiun Hang Nadim, Ramlan, mengingatkan bahwa wilayah Batam masih dalam musim hujan dengan potensi peningkatan petir dan angin kencang di Maret. Wali Kota meminta kewaspadaan ekstra terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Mardanis, melaporkan stok bahan pokok dalam kondisi aman. Stok beras mencapai 10.249,14 ton, melebihi kebutuhan 9.288,08 ton.
Ketersediaan gula dan minyak goreng juga mencukupi, meski harga cabai hijau keriting dan cabai rawit masih menjadi perhatian. Menanggapi hal ini, Amsakar menegaskan kembali komitmen pemerintah terhadap kemandirian pangan sesuai arahan Presiden.
Baca juga: Bawa 50 Ton Minyak Diesel, 5 Kru Warga Negara Indonesia Ditahan di Melaka
Sebagai tindak lanjut arahan Presiden, rapat ini juga menjadi momentum pencanangan Gerakan Masyarakat Batam Aman, Sehat, Resik, dan Indah (Gema Batam ASRI). Program yang bertujuan mewujudkan Batam sebagai kota global yang layak huni ini akan mulai digerakkan pada Rabu, 11 Februari 2026, dengan melibatkan seluruh instansi dan masyarakat.
Melalui rapat ini, Pemerintah Kota Batam menegaskan komitmennya menjaga stabilitas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama periode hari besar keagamaan mendatang.

Komentar Via Facebook :