7 Ritual dan Perayaan Tahun Baru Imlek yang Hanya Ada di Vietnam
Barongsai khas Imlek yang sudah mulai disiapkan di beberapa negara jelang perayaan Imlek.
Batam, Batamnews – Jika Anda mencari pengalaman perayaan Tet—sebutan Tahun Baru Imlek di Vietnam—yang tak terlupakan dan berbeda dari negara lain, Vietnam menawarkan ragam ritual unik yang sarat makna budaya.
Dilansir dari sejumlah situs berita Vietnam, Tahun Baru Imlek 2026 atau Tahun Kuda Api menjadi momentum istimewa untuk menjelajahi tradisi lokal, mulai dari ziarah hening di wilayah selatan hingga perayaan desa kuno berusia ribuan tahun di pegunungan utara.
Berikut tujuh pengalaman unik merayakan Tet di Vietnam yang jarang diketahui wisatawan:
1. Malam Hening di Pemakaman Hang Duong, Con Dao
Berbeda dengan pesta kembang api di banyak negara, malam pergantian tahun di Pemakaman Hang Duong, Con Dao, justru dipenuhi ketenangan. Dari pukul 22.00 hingga menjelang subuh, kawasan ini berubah menjadi lautan lilin.
Baca juga: Kue Kerangkang Laris Manis di Pasar Imlek Tanjungpinang, Ini Makna Filosofis Nian Gao
Penduduk lokal dan wisatawan menyalakan dupa untuk mengenang para pahlawan nasional. Cahaya lilin dan aroma dupa menciptakan suasana sakral, menjadikan ritual ini potongan Tet Vietnam yang penuh refleksi.
Wisatawan juga dapat mengunjungi Penjara Con Dao sebelum malam tahun baru untuk memahami konteks sejarahnya.
2. Ritual Arang Pembawa Rezeki di Desa Kon Katu
Bagi komunitas Gie Trieng di Desa Kon Katu, Provinsi Quang Ngai, tahun baru dimulai dengan ritual unik: menyapukan arang ke tubuh.
Arang yang diambil dari hutan ditaburkan ke semua orang dengan keyakinan bahwa semakin banyak arang, semakin besar keberuntungan. Ritual ini berlangsung meriah dan penuh tawa, mencerminkan konsep kebersamaan dan harapan rezeki di awal tahun.
3. Mendirikan Tiang Neu Kerajaan di Dai Noi Hue
Di Kota Kaisar Hue, Tet diawali dengan Upacara Thuong Tieu, yaitu ritual mendirikan tiang Neu yang direkonstruksi sesuai protokol Dinasti Nguyen.
Di dalam kompleks Dai Noi, para penjaga berkostum abad ke-19 melakukan ritual simbolis untuk mengusir roh jahat sekaligus menandai dimulainya libur Tet resmi keluarga kerajaan pada masa lampau.
4. Warna Musim Semi di Pasar Apung Can Tho
Di Delta Mekong, Tet tercermin dalam sajian buah lima jenis khas: Cau (sirsak), Dua (kelapa), Du (pepaya), dan Xoai (mangga).
Fajar di Pasar Apung Cai Rang menjadi momen paling memikat, saat perahu-perahu penuh bunga Tet mengubah sungai menjadi kebun bunga terapung yang semarak, menggambarkan denyut kehidupan khas masyarakat perairan.
5. Tet di Tengah Warisan Batu Cao Bang
Di Desa Batu Khuoi Ky, Cao Bang, suku Tay merayakan Tet di rumah panggung batu yang berusia lebih dari 1.200 tahun.
Dikelilingi pegunungan megah, perayaan Tet di sini identik dengan nyanyian then, perjalanan musim semi menuju Air Terjun Ban Gioc, serta pertemuan sederhana yang jauh dari hiruk-pikuk kota besar.
Baca juga: Meriahkan Imlek, SNL Food Gelar Program Lucky Angpao dengan Grand Prize iPhone 17
6. Tarian Singa dan Permainan Bai Choi di Hoi An
Di Kota Tua Hoi An, dentuman drum tarian singa menggema di lorong-lorong kuno di antara bangunan kuning berusia ratusan tahun.
Perayaan semakin hidup dengan permainan Bai Choi, warisan budaya tak benda khas Vietnam Tengah, yang menghadirkan suasana riang sekaligus nostalgia.
7. Tet Bernuansa Masa Lalu di Desa Kuno Duong Lam
Sekitar 50 kilometer dari Hanoi, Desa Kuno Duong Lam mempertahankan atmosfer pedesaan Vietnam Utara tempo dulu. Rumah batu laterit, gerbang desa berlumut, dan kaligrafi tinta Cina menjadi latar Tet yang tenang.
Para sesepuh minum teh dan menjalankan ritual adat desa, menghadirkan irama perayaan yang kontras dengan kesibukan kota.
Setiap perayaan Tet di Vietnam menyimpan cerita budaya yang khas. Dari ritual hening hingga pesta warna-warni, pengalaman ini mengajak wisatawan keluar dari jalur wisata biasa untuk merayakan Tahun Baru Imlek yang otentik, mendalam, dan penuh emosi di Negeri Naga Biru.

Komentar Via Facebook :