Motor Hilang di Parkiran Rusun Sekupang Batam, Penghuni Kecam Lambannya Dinas Perkim

Motor Hilang di Parkiran Rusun Sekupang Batam, Penghuni Kecam Lambannya Dinas Perkim

Motor Matic Merek Honda Genio Hilang Milik Penghuni Rusun Pemko Batam Hilang di Parkiran Rusun. (Foto. Batamnews.co.id).

Nurjali

Batam, Batamnews - Seorang penghuni rumah susun (rusun) pemerintah di Sekupang, Batam, menjadi korban pencurian sepeda motor di area parkir gedung tempat tinggalnya. Peristiwa ini menyisakan kekecewaan terhadap respons pengelola.

Hendra, sang korban, mengisahkan kejadiannya bermula pada Senin, 2 Februari 2026 sore. Sekitar pukul 17.30 WIB, usai pulang kerja, ia memarkirkan motornya di parkiran rusun dalam kondisi terkunci rapat. Ia kemudian masuk ke unit huniannya untuk beristirahat.

Namun, keesokan paginya, Selasa, 3 Februari 2026 sekitar pukul 07.30 WIB, kenyataan pahit menyambutnya. Saat hendak berangkat kerja, motor kesayangannya sudah raib dari tempat parkir.

Baca juga: Dirlantas Polda Kepri Gelar Ramp Check Angkutan Umum dan Pariwisata dalam Operasi Keselamatan Seligi 2026

“Waktu saya turun ke parkiran mau berangkat kerja, motor saya sudah tidak ada. Padahal malam sebelumnya saya parkir dalam keadaan terkunci,” ujar Hendra, Rabu, 4 Februari 2026.

Motor yang hilang adalah Honda Genio hitam bernopol BP 2343 US. Kendaraan berangka dasar MH1JMB115PK107159 itu tercatat atas nama Agus Yani. 

Hendra menyatakan kerugian materil yang ditanggungnya mencapai Rp12 juta. Ia telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Sekupang untuk penyidikan.

Di balik laporan polisi, korban menyampaikan kekecewaan mendalam terhadap pengelola rusun, yakni Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Batam. Hendra menilai pihak pengelola lamban merespons keluhan warga soal keamanan area parkir.

Baca juga: Khirani Winarti Siswi SMAN 1 Batam Hilang, Terakhir Dijemput Pria Berbaju Hitam

“Ini rusun milik pemerintah, tapi pengamanan parkirannya sangat minim. Saya sudah menyampaikan keluhan soal keamanan dan meminta pertanggungjawaban tapi responsnya lambat. Kejadian ini membuat kami sebagai penghuni merasa tidak aman,” tegasnya.

Hingga saat ini, penyelidikan kepolisian masih berlangsung. Sementara itu, pihak Dinas Perkim Batam belum memberikan keterangan resmi terkait insiden dan keluhan yang dilayangkan penghuni ini.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :