Tembus Pasar Internasional, 8,3 Ton Ikan Hidup Asal Natuna Senilai Rp861 Juta Diekspor ke Hong Kong
Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Karantina Kepulauan Riau baru saja mengawal ekspor perdana ikan hidup sebanyak 8,3 ton dengan tujuan Hong Kong, Senin (2/2/2026). (Foto: istimewa)
Natuna, Batamnews – Mengawali tahun 2026, potensi laut Natuna, Kepulauan Riau, kembali menunjukkan taringnya di pasar internasional. Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Karantina Kepulauan Riau baru saja mengawal ekspor perdana ikan hidup sebanyak 8,3 ton dengan tujuan Hong Kong, Senin (2/2/2026).
Ikan-ikan yang diekspor ini bukan jenis sembarangan. Semuanya memiliki nilai ekonomi tinggi, mulai dari Kerapu Sunu, Kerapu Cantang, Kerapu Cantik, Kerapu Macan, Kerapu Bakau, hingga ikan Kakaktua. Tak heran, nilai ekspor perdana ini mencapai angka yang fantastis, yakni Rp861 juta.
Kepala Karantina Kepulauan Riau, Hasim, menjelaskan bahwa sebelum diberangkatkan, seluruh komoditas tersebut wajib melewati prosedur karantina yang ketat. Proses diawali dengan pemeriksaan dokumen seperti packing list dan invoice yang diajukan eksportir melalui aplikasi Best Trust.
"Setelah dinyatakan lengkap dan sesuai maka selanjutnya melakukan pemeriksaan fisik media pembawa," ujar Hasim.
Tak berhenti di dokumen, petugas karantina juga terjun langsung melakukan pengecekan kondisi fisik ikan serta pengujian di laboratorium. Hal ini dilakukan untuk menjamin bahwa ikan yang dikirim dari Natuna benar-benar berkualitas dan bebas hama penyakit.
"Dari hasil pemeriksaan tersebut, ikan dinyatakan sehat dan tidak terjangkit penyakit, sehingga sertifikat kesehatan ikan diterbitkan sebagai salah satu syarat pengiriman ke luar negeri," imbuhnya.
Langkah tegas ini diambil bukan tanpa alasan. Hong Kong dikenal sebagai negara yang menerapkan standar kualitas sangat ketat untuk produk perikanan yang masuk ke wilayahnya. Oleh karena itu, pengawasan karantina menjadi kunci utama agar kepercayaan pasar internasional terhadap produk Indonesia tetap terjaga.
Kehadiran Karantina Kepulauan Riau di garda terdepan Natuna diharapkan tidak hanya menjamin keamanan pangan, tetapi juga terus mendorong agar kekayaan laut Natuna semakin kompetitif dan mampu merajai pasar dunia.

Komentar Via Facebook :