Ancaman PHK: Serikat Pekerja Hyundai Tolak Rencana Robot Humanoid 2028 Otomotif
Robot AI humanoid pembantu rumah tangga yang diberi nama HElix02.
Batam, Batamnews - Serikat pekerja Hyundai Motor di Korea Selatan mengeluarkan peringatan keras. Mereka melarang perusahaan mendatangkan robot humanoid tanpa persetujuan bersama. Alasannya, robot-robot itu dinilai akan menimbulkan "guncangan ketenagakerjaan."
Peringatan itu disampaikan dalam surat internal serikat yang dikutip Reuters pada Kamis, 29 Januari 2026. Peringatan itu muncul di tengah rencana Hyundai yang justru membuat para investor bersemangat.
Saham Hyundai melonjak ke rekor tertinggi setelah perusahaan mengumumkan rencana penggunaan robot humanoid mulai 2028.
Baca juga: Honda 0 Series Saloon 2027: Spesifikasi, Harga Rp 1,27 M, dan Teknologi 800V
Namun, bagi serikat pekerja, rencana itu adalah ancaman. "Ingat, tanpa persetujuan antara manajemen dan pekerja, tidak satu pun robot dengan teknologi baru boleh memasuki tempat kerja," bunyi surat itu tegas.
Hyundai baru-baru ini memperkenalkan versi produksi robot humanoid Atlas, yang dikembangkan oleh anak perusahaannya, Boston Dynamics, di ajang Consumer Electronics Show di Las Vegas awal bulan ini.
Grup Hyundai menyatakan target mereka membangun pabrik yang mampu memproduksi 30.000 unit robot per tahun pada 2028. Rencana awal, robot-robot ini akan diterapkan di pabrik mereka di Georgia, Amerika Serikat, mulai 2028, dengan tujuan akhir adopsi di semua lini produksi.
Serikat pekerja menuduh Hyundai berusaha meningkatkan keuntungan dengan mengurangi tenaga manusia melalui robot. Hyundai Motor sendiri belum memberikan komentar atas peringatan ini.
Tidak hanya soal robot, serikat juga mengkritik pergeseran produksi Hyundai ke Amerika Serikat. Mereka menyebut pabrik baru di Georgia telah merugikan produksi domestik dan mengancam keamanan kerja di dua pabrik Hyundai di Korea Selatan.
Baca juga: Review Vespa Milik Wali Kota Batam Amsakar Achmad: Desain Klasik Ini Spesifikasi & Harganya
Pada tahun lalu, Hyundai Motor yang bersama afiliasinya Kia Corp adalah produsen mobil terbesar ketiga di dunia berdasarkan penjualan mengumumkan bahwa pabrik Georgia akan mencapai kapasitas produksi tahunan 500.000 kendaraan pada 2028. Langkah ini merupakan bagian dari strategi menghadapi tarif impor AS.
Dengan dua isu panas ini otomasi robotik dan relokasi produksi ketegangan antara manajemen Hyundai dan serikat pekerjanya diprediksi akan terus memanas, memperlihatkan konflik klasik antara efisiensi mesin, strategi global, dan nasib tenaga kerja manusia.

Komentar Via Facebook :