Tips Berkendara Aman di Batam Saat Hujan Deras & Banjir Rob, Nomor 3 Sering Diabaikan

Tips Berkendara Aman di Batam Saat Hujan Deras & Banjir Rob, Nomor 3 Sering Diabaikan

Banjir di salah satu kecamatan di Kepualaun Riau beberapa waktu yang lalu.

Nurjali

Batam, Batamnews – Wilayah Kota Batam, Tanjungpinang, dan sekitarnya kembali dilanda cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir. Hujan lebat disertai angin kencang dan banjir rob menghadirkan tantangan serius, terutama bagi pengguna jalan. 

Kondisi ini tidak hanya menyebabkan ketidaknyamanan, tetapi juga secara signifikan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas dan kerusakan pada kendaraan.

Berkendara di tengah cuaca seperti ini memerlukan konsentrasi tinggi dan pemahaman terhadap medan. Berikut tiga bahaya utama yang perlu diwaspadai dan langkah antisipasinya untuk menjaga keselamatan.

Baca juga: Deretan Menu Sarapan Pagi Sederhana, Bekal Energi untuk Mulai Aktivitas

1. Waspadai Jebakan Genangan Air

Bahaya paling langsung saat hujan adalah genangan air atau banjir. Karakter jalanan di Indonesia seringkali menyembunyikan bahaya di balik air yang keruh. 

Kedalaman lubang atau genangan sulit diprediksi. Menerobos genangan yang terlalu dalam berisiko menyebabkan air masuk ke ruang bakar mesin (water hammer), yang dapat merusak mesin secara instan dan parah.

2. Ancaman Runtuhnya Pohon dan Papan Reklame

Angin kencang yang menyertai hujan memiliki kekuatan merusak struktur di pinggir jalan. Pengendara diminta ekstra waspada terhadap pohon-pohon besar serta baliho atau papan reklame, terutama yang terlihat sudah tua atau tidak kokoh. 

Struktur ini dapat roboh kapan saja dan membahayakan keselamatan pengendara serta kendaraan.

3. Bahaya Angin Samping bagi Pengendara Motor

Fenomena ini sangat kritis bagi pengguna sepeda motor. Dalam kondisi hujan atau gerimis, sering muncul crosswind (angin kencang melintang) dan lateral wind (angin berputar sejajar tanah). 

Angin ini dapat mengganggu keseimbangan motor secara drastis, terutama jika melaju di atas kecepatan 40 km/jam.

Baca juga: Ingin Hiking di Musim Hujan? Pikirkan 5 Risiko Ini Terlebih Dulu

Solusinya adalah segera mengurangi kecepatan sekitar 10-15 km/jam saat hujan mulai turun. Lakukan akselerasi dan pengereman secara halus dan bertahap untuk mencegah ban selip di permukaan jalan yang menjadi licin akibat air hujan.

Keselamatan di jalan menjadi tanggung jawab bersama. Dengan meningkatkan kewaspadaan dan menyesuaikan cara berkendara, risiko kecelakaan di tengah cuaca buruk dapat diminimalisir.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :