ASN di Batam Hampir Tertipu Scam Pembaruan Data My ASN, Pelaku Kirim Data BKN
Bukti Terduga Pelaku Scam Dengan Modus Pembaharuan Data ASN Melalui Aplikasi My ASN di Batam, Senin (12/01/2025). (Foto. Batamnews.co.id).
Batam, Batamnews - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Batam nyaris menjadi korban penipuan digital yang menyamar sebagai pembaruan data resmi. Modusnya berkedok pembaruan data kepegawaian melalui aplikasi My ASN.
ASN berinisial N menceritakan awal mula kejadian saat menerima panggilan telepon dari nomor tak dikenal. Percakapan kemudian dilanjutkan lewat aplikasi WhatsApp, dengan pelaku mengaku sebagai operator resmi My ASN.
Hal yang membuatnya waspada, pelaku ternyata mengirimkan data pribadi N secara lengkap dan akurat, sesuai dengan catatan di Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Baca juga: Tiga Pelaku Curat Ratusan Juta di Bengkong Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Pelaku lalu meminta N untuk segera mengunduh aplikasi My ASN melalui tautan yang diberikan, dengan alasan pembaruan data wajib.
"Saya kaget karena data saya lengkap dan sesuai yang terdaftar di BKN. Pelaku meminta saya mengunduh aplikasi dari link yang dikirimkan," ujar N kepada batamnews.co.id, Senin, 12 Januari 2026.
Kecurigaan N muncul dan tidak langsung menuruti permintaan tersebut. Rasa tidak percaya itu semakin menjadi ketika pelaku mulai memberikan ancaman. Data kepegawaiannya diancam akan dibekukan jika tidak mengikuti instruksi yang diberikan.
"Saya curiga kenapa orang ini bisa dapat data saya lengkap. Pelaku bahkan mengancam data ASN saya akan dibekukan," tutur N.
Beruntung, N bersikap kritis dan menghentikan komunikasi. Ia pun tidak mengunduh aplikasi dari tautan mencurigakan tersebut, sehingga berhasil menghindari potensi peretasan data atau penyalahgunaan informasi pribadinya.
Melalui pengalamannya ini, N mengimbau sesama ASN untuk selalu waspada. "Saya berharap ASN lain lebih berhati-hati dan jangan mudah percaya dengan link-link yang mengatasnamakan My ASN, agar tidak menjadi korban penipuan," pesannya.
Baca juga: Erlita Amsakar Kukuhkan Struktur Kepengurusan LASQI Kota Batam
Kejadian ini mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam memverifikasi informasi, terutama yang berkaitan dengan data sensitif dan datang dari pihak yang mengaku sebagai instansi resmi.

Komentar Via Facebook :