Pemilik Toko Grosir di Batam Tertipu Transfer Palsu Rp 934 Ribu, Modus Diduga Serupa di Toko Lain

Pemilik Toko Grosir di Batam Tertipu Transfer Palsu Rp 934 Ribu, Modus Diduga Serupa di Toko Lain

Terduga Pelaku Penipuan Bukti Transfer Fiktif di Toko Aan Mart 3, Batam. (Foto. Batamnews.co.id).

Nurjali

Batam, Batamnews – Seorang pemilik toko grosir di Pasar Victoria, Marina, Batam, menjadi korban penipuan dengan modus bukti transfer palsu. Pemilik Aan Grosir Mart 3 yang berinisial V mengungkapkan kejadian itu berlangsung saat seorang pelaku membeli rokok dan memilih membayar via transfer bank.

Menurut V, pelaku langsung menunjukkan bukti transfer di ponselnya sebagai tanda pembayaran telah dilakukan. Bukti itu terlihat normal, dengan tanggal dan jam yang disesuaikan dengan waktu transaksi. Namun, setelah pelaku pergi, V menyadari uang tak kunjung masuk ke rekening tokonya.

“Dia belanja rokok dan minta bayar pakai transfer. Bukti transfer yang ditunjukkan itu kelihatannya pas, tanggal dan jamnya sesuai, tapi setelah dicek uangnya tidak masuk,” ujar V, Senin, 12 Januari 2026.

Baca juga: Tiga Pelaku Curat Ratusan Juta di Bengkong Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Total belanja pelaku mencapai Rp 934.500. Saat itu, pelaku mengaku hanya bisa mentransfer Rp 933.000, dengan alasan saldo di bank terbatas. Sisa Rp 1.500 disebut akan dikirim terpisah. 
Kecurigaan V muncul ketika transaksi selesai dan saldo rekening tokonya tidak bertambah. Ia pun menyimpulkan bukti transfer yang diperlihatkan diduga hasil editan.

Tak hanya merugikan tokonya, V mendapat informasi bahwa pelaku yang sama diduga telah melakukan aksi serupa di toko lain sekitar Pasar Victoria. 

“Tadi pagi saya sempat sharing dengan teman toko. Katanya tempat dia juga kena orang yang sama, kemarin sekitar Rp 500 ribuan,” ungkapnya.

V mengalami kerugian hampir satu juta rupiah dan berharap kejadian ini meningkatkan kewaspadaan sesama pedagang. Ia mengingatkan agar lebih teliti memverifikasi transfer, tidak hanya mengandalkan bukti screenshot yang mudah dimanipulasi.

Baca juga: ASN di Batam Hampir Tertipu Scam Pembaruan Data My ASN, Pelaku Kirim Data BKN

“Kami cuma mau pedagang lain lebih waspada. Sekarang banyak modus, apalagi bukti transfer bisa diedit,” tegas V.

Kejadian ini mengingatkan kembali pentingnya konfirmasi langsung melalui notifikasi real-time dari bank atau aplikasi sebelum barang diserahkan dalam transaksi non-tunai.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :