Produksi Cabai Kepri Baru Penuhi 37%, Waguk Resmikan Penanaman Perdana di Batam

Produksi Cabai Kepri Baru Penuhi 37%, Waguk Resmikan Penanaman Perdana di Batam

Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura.

Nurjali

Batam, Batamnews – Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, secara resmi membuka kegiatan penanaman bibit cabai hijau dan cabai merah perdana di Pantai Halona, Galang Baru, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Kamis, 8 Januari 2026.

Kegiatan yang diinisiasi Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kepri ini menjadi bagian dari upaya konkret penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah.

Dalam sambutannya, Wagub menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan, khususnya di bidang pertanian. Ia menyebut kegiatan ini sejalan dengan visi HKTI dan merupakan langkah nyata dalam pemberdayaan petani serta modernisasi pertanian.

Baca juga: Harga Dolar Minggu Kedua Capai Rp16.798, Ini Analisis dan Penyebabnya

"Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau senantiasa mendukung berbagai upaya pembangunan daerah, terutama yang berkaitan dengan pertanian dan ketahanan pangan," ujarnya.

Ia mengajak semua pihak terlibat aktif mendukung aktivitas pertanian untuk mewujudkan ketahanan pangan di Kepri.

Wagub kemudian membeberkan data yang menunjukkan tantangan serius dalam pemenuhan kebutuhan cabai lokal. Berdasarkan Neraca Bahan Makanan 2025, produksi cabai besar Kepri hanya 4.508 ton per tahun, sementara kebutuhannya mencapai 12.074 ton per tahun. Artinya, pemenuhan kebutuhan baru mencapai 37,38%.

Kondisi lebih kritis terjadi pada cabai rawit. Kebutuhan per tahun mencapai 7.236 ton, namun produksi lokal hanya 1.488 ton. Tingkat pemenuhannya hanya sekitar 19,34%.

"Kondisi ini menunjukkan masih adanya kesenjangan yang cukup besar antara kebutuhan dan kemampuan produksi. Ini jadi tantangan sekaligus peluang," tegasnya.

Menghadapi tantangan seperti perubahan iklim dan keterbatasan lahan, Wagub menawarkan sejumlah solusi. Pendekatan yang dapat dilakukan antara lain modernisasi pertanian, mekanisasi, digitalisasi, serta pengembangan urban farming.

Baca juga: Bantuan Rp4,7 Miliar dari Pemkot Batam untuk Korban Bencana Sumut Diserahkan Langsung ke Bobby Nasution

Pemerintah provinsi, tambahnya, akan terus mendukung melalui program pengembangan pertanian lahan kering, diversifikasi tanaman, dan penguatan kemitraan.

Kegiatan yang dihadiri oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan (KP2KH) Kepri serta pengurus HKTI ini diharapkan menjadi langkah awal yang berdampak positif. Wagub berharap kegiatan ini berjalan sukses, menghasilkan panen melimpah, dan bermanfaat bagi masyarakat luas, khususnya petani di Kepri.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :