Wali Kota Amsakar: Juru Parkir Garda Depan PAD, Kini Dilengkapi Rompi dan Atribut Baru
Wali Kota Batam Amsakar Achmad membagikan rompi dan atribut kerja lengkap kepada 593 juru parkir resmi.
Batam, Batamnews – Pemerintah Kota (Pemkot) Batam membagikan rompi dan atribut kerja lengkap kepada 593 juru parkir resmi, Selasa, 30 Desember 2025. Langkah ini diambil untuk membenahi tata kelola parkir sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di kota tersebut.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyatakan bahwa juru parkir merupakan ujung tombak dalam kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurutnya, atribut baru yang terdiri dari rompi, topi, sepatu, tas pinggang, payung, dan peluit itu bukan hanya seragam, melainkan simbol identitas untuk menciptakan tata kelola yang lebih baik dan transparan.
Baca juga: 506 Knalpot Brong Dimusnahkan Forkopimda Batam, Jumlahnya Turun dari Tahun Lalu
"Tata kelola pemerintahan yang baik harus dimulai dari mental dan didukung sarana prasarana yang memadai. Dengan rompi dan atribut baru, kami berharap kinerja juru parkir semakin profesional dalam melayani masyarakat," tegas Amsakar.
Ia juga mengapresiasi kenaikan signifikan realisasi PAD dari sektor parkir. Capaian tahun ini telah menembus angka Rp15 miliar, melonjak dibanding realisasi tahun sebelumnya sebesar Rp11,2 miliar.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Leo Putra, menjelaskan bahwa pemberian fasilitas kerja ini adalah bentuk penghargaan atas peran vital juru parkir dalam penataan kota. Ia mengungkapkan, pendapatan parkir tahun ini naik sekitar 75 persen dibanding tahun lalu.
"Ke depan, kami juga akan melakukan validasi ulang titik-titik parkir di seluruh wilayah Batam untuk memaksimalkan potensi pendapatan dan terus melakukan pembenahan secara berkelanjutan," pungkas Leo.
Baca juga: Kasus Penganiayaan Tertinggi di Polresta Barelang Sepanjang 2025, Capai 539 Laporan Polisi
Distribusi atribut kerja ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kedisiplinan dan profesionalisme petugas di lapangan, tetapi juga memperkuat kontribusi mereka terhadap peningkatan PAD Kota Batam.

Komentar Via Facebook :