Warga Protes BLT ke Rumah Mewah, Dinsos Batam Jawab dengan Wacana Stiker 'Keluarga Miskin'
Stiker keluarga miskin di salah satu kabupaten/kota di Pulau Jawa.
Batam, Batamnews - Ceritanya begini. Belakangan ini di Kota Batam, banyak warga yang mengeluh. Mereka melihat ada tetangga yang rumahnya bagus, hidupnya mapan, tapi kok masih menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT)? Bantuan yang mestinya untuk warga yang benar-benar kesulitan.
Kejadian ini bikin risi. Bikin rasa tidak adil muncul di masyarakat. Orang-orang yang sebetulnya lebih membutuhkan merasa tersisihkan karena bantuan justru jatuh ke tangan yang tidak tepat.
Menyikapi cerita ini, Kadinsos Kota Batam, Zulkifli Aman, angkat bicara. Dia mengakui memang ada laporan seperti itu.
Untuk menyaring siapa yang benar-benar miskin dan yang hanya pura-pura, Dinsos Batam sedang memikirkan satu cara: memasang stiker khusus di depan rumah penerima bantuan.
“Kita selalu periksa dan pastikan data yang ada. Soal stiker itu, kami masih pertimbangkan. Kalau nanti memang dinilai perlu, kita akan lakukan,” kata Zulkifli.
Idenya sederhana. Dengan tempel stiker “Keluarga Miskin” di depan rumah, siapa saja bisa melihat. Mereka yang sebetulnya mampu, punya rumah mewah, tentu akan merasa enggan dan malu jika dipasangi stiker itu. Dengan begitu, diharapkan hanya yang benar-benar butuh yang mau mendaftar.
Namun, Zulkifli menegaskan, rencana ini belum bisa langsung jalan. Pemasangan stiker butuh biaya untuk cetak dan pasang. Anggaran tersebut harus dibahas dan disetujui DPRD Kota Batam terlebih dahulu.
Baca juga: Latihan Maritim ASEAN-AS 2025 Resmi Dibuka di Batam, Wagub Kepri Soroti Tantangan Keamanan Laut
“Soalnya stiker itu perlu anggaran. Kalau jumlahnya banyak, harus melalui persetujuan DPRD juga,” jelasnya.
Sambil menunggu keputusan soal stiker, Dinsos Batam berjanji terus menguji dan perbaiki data penerima bantuan. Tujuannya satu: memastikan bantuan pemerintah sampai ke tangan yang tepat.

Komentar Via Facebook :