Indonesia Gagal Dapat Rejeki Nomplok dari MT Arman 114, 19 Perusahaan termasuk Pertamina Tak Berani Tawar

Indonesia Gagal Dapat Rejeki Nomplok dari MT Arman 114, 19 Perusahaan termasuk Pertamina Tak Berani Tawar

Kapal MT Arman 114 (Foto: Maritimeoptima)

Nurjali

Batam, Batamnews - Awalnya Indonesia akan melelang kapal supertanker Iran, MT Arman 114, beserta muatan 1,245 juta barel minyak mentahnya. Nilainya tak main-main: harga lelang ditetapkan Rp 1,174 triliun atau setara 70 juta dolar AS. 

PT Pertamina dan 18 perusahaan lainya pun mendaftar sebagai calon pembeli, mengikuti penjelasan lelang di Kejaksaan Negeri Batam.

Namun, harapan itu kandas. Ketika lelang digelar pada 2 Desember 2025, tak satu pun dari 19 perusahaan itu yang benar-benar menawar. Lelang ditutup sunyi, tanpa penawar.

Padahal, syarat untuk ikut lelang sudah jelas. Calon peserta harus memiliki izin usaha di bidang perdagangan atau pengolahan minyak dan gas, atau terdaftar di Kementerian ESDM. Mereka juga harus menyetor uang jaminan sebesar Rp 118 miliar (7 juta dolar AS) sehari sebelum lelang.

Baca juga: Lelang Kapal Tanker MT Arman 114 dan Minyak Mentah, Ini Syarat Pesertanya

Menurut Kasi Intelijen Kejari Kepri, Priandi Friadus, ada dua kemungkinan penyebabnya: dokumen persyaratan yang tidak lengkap atau uang jaminan yang tidak disetorkan. 

"Dari 19 perusahaan yang menghadiri penjelasan lelang, tidak ada yang jadi peserta lelang sampai proses ditutup," ujarnya.

Nasib kapal ini memang tak sederhana. MT Arman 114, yang dibangun di Korea Selatan tahun 1997, telah dikenai sanksi oleh Amerika Serikat karena diduga terlibat dalam pengiriman minyak Iran secara ilegal. 

Iran sendiri sempat membantah kepemilikan atas minyak di dalamnya. Kapal yang ditahan sejak Juli 2023 ini juga kondisinya tidak jelas, tanpa catatan inspeksi resmi sejak 2017.

Kini, setelah lelang gagal, bola ada di pengadilan. Kejaksaan Negeri Batam menyatakan mereka hanya bisa menunggu petunjuk dari Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung mengenai langkah selanjutnya.

Jadi, alih-alih mendapat "rejeki nomplok" dari lelang aset rampasan, Indonesia justru menghadapi jalan buntu. 

Baca juga: 19 Peserta Lelang Kapal Tanker Iran MT Arman 114, Nilainya Rp 1,1 Triliun

Aset bernilai triliunan rupiah itu masih tertambat di perairan Batu Ampar, Batam, menunggu kepastian nasibnya, sementara calon-calon pembeli yang semula berminat memilih untuk tak berani menawar.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :