RSUD Embung Fatimah Batam Luncurkan Layanan Farmasi Digital, Tekan Risiko Medication Error

RSUD Embung Fatimah Batam Luncurkan Layanan Farmasi Digital, Tekan Risiko Medication Error

RSUD Embung Fatimah Saat Meraih Harapan 1 kategori Inovasi Digital Terbaik di ajang BRIDA Kota Batam, serta Juara 2 sebagai OPD Terinovatif. (Foto: Humas RSUD Embung Fatimah)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews - RSUD Embung Fatimah Kota Batam resmi meluncurkan Sistem Pelayanan Farmasi Digital, sebagai langkah strategis menekan potensi medication error dan meningkatkan akurasi penyerahan obat kepada pasien. Inovasi ini menjadi bagian penting dari percepatan transformasi layanan kesehatan di rumah sakit plat merah tersebut.

Direktur RSUD Embung Fatimah, drg. Raden Roro Sri Widjayanti, menjelaskan bahwa sistem digital ini merupakan hasil Rancangan Aksi Perubahan (RAP) Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan IV Tahun 2025 yang digagas Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan, drg. Irma Solvia, M.K.M.

Inovasi ini hadir sebagai jawaban atas berbagai tantangan layanan farmasi yang selama ini mengandalkan proses manual.

“Rumah sakit ini memilih digitalisasi sebagai solusi atas beban kerja petugas, pencatatan yang rawan keliru, kesalahan dosis, hingga keterlambatan distribusi obat di IGD, rawat jalan, dan rawat inap,” jelasnya melalui Humas RSUD Embung Fatimah, Elin, Senin (8/12/2025) siang.

Sistem farmasi digital tersebut kini dilengkapi verifikasi resep berbasis barcode/QR Code, peringatan otomatis bagi pasien dengan alergi obat, serta penerapan prinsip 7 benar obat secara terintegrasi. Seluruh proses juga telah terhubung penuh dengan SIMRS Khanza sehingga alur penyerahan obat menjadi lebih cepat dan lebih akurat.

Tak hanya memperbaiki alur internal, digitalisasi farmasi juga mengajak pasien berperan aktif dalam proses verifikasi identitas serta kesesuaian obat yang mereka terima. Transparansi ini diharapkan dapat meningkatkan tingkat keselamatan pasien sekaligus kepercayaan publik terhadap layanan rumah sakit.

Inovasi bertajuk “SIDEWA OBAT” tersebut turut mengantarkan RSUD Embung Fatimah meraih Harapan 1 kategori Inovasi Digital Terbaik di ajang BRIDA Kota Batam, serta Juara 2 sebagai OPD Terinovatif. Capaian ini menegaskan komitmen RSUD untuk terus mendorong penggunaan teknologi dalam setiap lini pelayanan.

"Penghargaan ini menjadi bukti konsistensi rumah sakit dalam memacu transformasi layanan berbasis teknologi,” ungkapnya.

Pihak rumah sakit menilai digitalisasi farmasi merupakan langkah fundamental dalam peningkatan standar mutu dan keselamatan pasien. Transformasi digital di RSUD Embung Fatimah, tidak berhenti pada layanan farmasi. Rumah sakit berencana melanjutkan pengembangan inovasi digital lainnya guna menciptakan layanan kesehatan yang semakin modern dan efisien.

"RSUD Embung Fatimah menargetkan layanan yang lebih profesional, cepat, dan aman melalui transformasi digital berkesinambungan,” tutupnya.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :