Banjir Rob Genangi Pedestrian Kampung Tua Tanjung Riau, Warga Manfaatkan untuk Bermain Air
Pemandangan unik sekaligus tak biasa terlihat di kawasan wisata Kampung Tua Tanjung Riau, Batam.
Batam, Batamnews – Pemandangan unik sekaligus tak biasa terlihat di kawasan wisata Kampung Tua Tanjung Riau, Batam. Naiknya permukaan air laut akibat pasang membuat area pedestrian yang biasanya digunakan warga untuk bersantai dan berjalan-jalan, kini tergenang air laut.
Fenomena ini terekam dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial. Dalam tayangan tersebut, air laut tampak meluap hingga menutupi jalan setapak dan area duduk pengunjung. Namun alih-alih sepi, kawasan itu justru ramai dipenuhi anak-anak hingga orang dewasa yang memanfaatkan genangan sebagai wahana bermain air dadakan.
Terlihat anak-anak berlarian, berenang, dan bermain air dengan riang di atas jalur pedestrian yang terendam. Beberapa warga juga tampak menikmati suasana sambil duduk di tepi genangan, menjadikan kejadian ini sebagai hiburan tersendiri di tengah pasang laut.
Menanggapi fenomena tersebut, Prakirawan BMKG Hang Nadim Batam, Fitri Annisa, membenarkan bahwa kondisi yang terjadi di kawasan Tanjung Riau merupakan banjir rob akibat pasang air laut.
“Iya betul, kondisi tersebut bisa disebut dengan banjir rob,” ujar Fitri saat dikonfirmasi batamnews.co.id, Senin (08/12/2025).
Fitri menjelaskan, untuk hari ini potensi gelombang di perairan Batam masih berada dalam kategori sedang, dengan ketinggian maksimum mencapai 1,3 meter. Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada, terutama yang beraktivitas di kawasan pesisir.
“Tiga hari ke depan gelombang dalam kategori rendah, yakni di bawah 1,25 meter, sehingga cukup kondusif untuk aktivitas kelautan,” jelasnya.
Meski kondisi cuaca laut relatif bersahabat dalam beberapa hari ke depan, BMKG tetap memberikan catatan penting bagi warga pesisir. Fenomena pasang air laut yang cukup tinggi ini diprediksi masih akan berlangsung hingga pertengahan bulan Desember.
“Sampai tanggal 14 Desember, kondisi pasang pesisir masih relatif tinggi,” pungkas Fitri.
Warga pesisir pun diimbau untuk tetap berhati-hati, khususnya terhadap potensi genangan yang dapat mengganggu aktivitas harian maupun merusak fasilitas umum di kawasan wisata. Sementara itu, pemerintah daerah diharapkan turut memantau kondisi ini untuk memastikan keselamatan pengunjung di destinasi wisata pesisir Batam.

Komentar Via Facebook :