Perayaan Natal DPC Peradi Batam 2025: Saatnya Tinggalkan Rivalitas Sidang
Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (DPC Peradi) Kota Batam kembali menyelenggarakan Perayaan Natal Keluarga Besar untuk tahun 2025.
Batam, Batamnews - Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (DPC Peradi) Kota Batam kembali menyelenggarakan Perayaan Natal Keluarga Besar untuk tahun 2025, pada Sabtu, 6 Desember 2025.
Acara yang sudah berjalan lima tahun ini menjadi momen berharga bagi para advokat untuk memperkuat tali persaudaraan dan menyelaraskan tuntutan profesi dengan kehidupan beriman.
Jenni Lestari Lumbantobing, Ketua Panitia Natal, menjelaskan bahwa perayaan tahun ini mengangkat pesan penting tentang integritas, kejujuran, dan moralitas dalam menjalankan profesi hukum.
"Pesan Natal malam ini agar persaudaraan sesama pengacara semakin erat, juga dengan instansi mitra kerja. Kita harus menjunjung tinggi nilai keadilan, kejujuran, dan moral," ujarnya.
Baca juga: Mercedes Benz E53 Rusak Fatal di Batam, Pemilik Baru Setahun Pakai Tuntut Unit Baru
Bagi advokat Kristen, Natal bukan sekadar acara seremonial. Jenni menegaskan, ini adalah momen untuk merenung dan menyeimbangkan kehidupan kerja dengan spiritual.
"Hanya bekerja tanpa iman, kita tidak akan bertahan kuat. Natal mengingatkan kita bahwa kelahiran Tuhan Yesus Kristus adalah momen terindah yang kita nantikan," tambahnya.
Ibadah Natal dipimpin oleh Pendeta Martinus Wijaya dari Gereja House of Glory. Kehadirannya diharapkan dapat menyegarkan semangat para advokat yang kerap menghadapi rutinitas padat dan penuh tantangan.
Acara ini menjadi ruang bagi mereka untuk merenungkan makna profesi advokat: bukan hanya sebagai pembela hukum, tetapi juga sebagai penegak keadilan yang berintegritas.
Acara dihadiri sekitar 150 orang, termasuk para advokat, keluarga, serta perwakilan dari berbagai instansi seperti Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Kodim, Polda Kepri, dan Lembaga Pemasyarakatan. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi yang baik antara advokat dan penegak hukum di Batam.
Sebagai wujud kepedulian sosial, panitia juga mengundang anak-anak dari panti asuhan. "Ini momentum berbagi kasih dan apresiasi bagi anak-anak yang membutuhkan," jelas Jenni. Langkah ini mencerminkan semangat berbagi di hari Natal dan tanggung jawab sosial para advokat.
Meski beberapa anggota berhalangan hadir karena musibah, sakit, atau pelayanan gereja, suasana kekeluargaan tetap terasa hangat berkat kehadiran keluarga besar advokat.
Di penghujung wawancara, Jenni menyampaikan pesan mendalam tentang dinamika profesi mereka. Ia berharap Natal menjadi saat untuk melepaskan segala persaingan yang terjadi di ruang sidang.
Baca juga: Hari Disabilitas Internasional, Erlita Amsakar Serukan Batam Jadi Kota Inklusif
"Kiranya Natal ini mempererat hubungan. Di pengadilan, kita sering berseberangan. Tapi dalam perayaan ini, biarkan perkara tetap di sana. Di sini, kita adalah saudara yang harus saling mendekat," pungkasnya.
Pesan itu mengingatkan bahwa meski para advokat bisa saling berhadapan di sidang, di luar mereka tetaplah rekan sejawat yang perlu saling menghargai.
Perayaan Natal DPC Peradi Batam 2025 ditutup dengan doa bersama. Harapannya, di tahun mendatang persaudaraan antar advokat semakin kuat, dan profesi hukum di Batam terus berkembang dengan mengedepankan keadilan, kejujuran, dan moralitas.

Komentar Via Facebook :