Tower of London Ditutup Sementara, Aktivis Olesi Kaca Display dengan Custard 

Tower of London Ditutup Sementara, Aktivis Olesi Kaca Display dengan Custard 

Beberapa aktivis terlihat menyiram salah satu icon Tower of London.

Nurjali

Batam, Batamnews - Video beredar yang memperlihatkan dua orang pengunjuk rasa dari kelompok Take Back Power mengoleskan bubur krim dan custard ke dalam kotak kaca yang melindungi mahkota permata ikonik di Tower of London.

Dalam rekaman itu, terlihat para staf berusaha menghentikan keduanya saat mereka menyiramkan makanan ke kaca, sementara turis-turis menyaksikan kejadian itu.

Kelompok aktivis itu menyampaikan pernyataan: "Demokrasi telah runtuh. Miliarder membeli pengaruh politik sementara orang-orang tunawisma mati di jalanan. 

Baca juga:

Ada orang tanpa rumah yang tewas di jalanan kita—ini adalah waktu paling berbahaya bagi mereka—sementara orang kaya menimbun kekayaan. Ini menjijikkan."

Take Back Power menggambarkan diri mereka sebagai "kelompok pembangkang sipil" yang baru terbentuk belum lama ini.

Kepolisian Metropolit London mengonfirmasi, "Polisi dihubungi pada pukul 09:48 hari Sabtu, 6 Desember, di Tower of London setelah ada laporan kerusakan kriminal pada kotak pajangan yang berisi State Crown. 

Dilaporkan bahwa empat pengunjuk rasa melemparkan sesuatu yang diduga makanan ke kotak itu sebelum dua orang pergi dari lokasi. 

Baca juga:

Petugas bekerja sama dengan Polisi City of London dan petugas keamanan, dan empat orang telah ditangkap dengan tuduhan perusakan kriminal. Mereka telah dibawa ke tahanan. Tower telah ditutup untuk umum sementara investigasi polisi berlanjut."

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :