OJK Kepri dan Senator Dwi Ajeng Gelar ToT, Siapkan 42 TBM Batam Jadi Garda Depan Literasi Keuangan
Anggota DPD/MPR RI Dapil Provinsi Kepulauan Riau dan selaku Anggota Komite IV DPD RI, Dwi Ajeng Sekar Respaty, S.H., M.Kn., Saat Berfoto Bersama Usai menyelenggarakan kegiatan Training for Trainers bertajuk “Masyarakat Cerdas Keuangan Menuju Indonesia Emas” pada Sabtu, 6 Desember 2026, bertempat di Kantor OJK Kepulauan Riau. Foto : Humas DPD RI
Batam, Batamnews – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau bersama Senator DPD RI Dapil Kepri, Dwi Ajeng Sekar Respaty, menggelar pelatihan khusus bagi pengurus Taman Bacaan Masyarakat (TBM) se-Kota Batam.
Kegiatan bertajuk “Masyarakat Cerdas Keuangan Menuju Indonesia Emas” ini bertujuan menjadikan TBM sebagai garda depan edukasi keuangan di masyarakat.
Pelatihan yang diikuti perwakilan dari 42 TBM ini secara resmi dibuka di Kantor OJK Kepri. Hadir dalam acara tersebut Senator Dwi Ajeng Sekar Respaty, Kepala OJK Kepri Sinar Danandjaya, Ketua Forum TBM Batam Mintalit Imelda Ginting, serta perwakilan OJK setempat.
Baca juga: Siasat NasDem Kepri Hadapi Pemilu 2029: Konsolidasi Kader Pasca-Redupnya Figur Senior
Dalam sambutannya, Senator Dwi Ajeng Sekar Respaty menegaskan pentingnya literasi keuangan sebagai fondasi ketangguhan ekonomi masyarakat.
“TBM adalah simpul pendidikan yang paling dekat dengan masyarakat. Dengan meningkatkan kapasitas pengurus TBM, kita sedang mencerdaskan masyarakat dari akar rumput,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemahaman keuangan yang benar akan melindungi masyarakat dari informasi yang salah, investasi bodong, dan praktik keuangan merugikan lainnya.
Kolaborasi ini, menurutnya, adalah langkah nyata agar masyarakat Kepri tidak tertinggal dalam transformasi ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Kepala OJK Kepri, Sinar Danandjaya, menyatakan bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci untuk memperluas jangkauan edukasi keuangan.
“TBM memiliki peran strategis menjangkau masyarakat langsung. Penguatan kompetensi ini akan memberi dampak jangka panjang bagi ekosistem literasi keuangan,” jelas Danandjaya.
Ketua Forum TBM Kota Batam, Mintalit Imelda Ginting, menyambut baik inisiatif ini. Ia mengungkapkan pelatihan ini sangat membantu pengurus TBM memahami topik keuangan yang kerap ditanyakan warga, mulai dari cara mengelola tabungan, investasi, hingga bahaya pinjaman online ilegal.
Baca juga: Ikatan Keluarga Besar Lampung Temui Kapolresta Barelang, Tuntut Hukuman Maksimal Pembunuh Dwi Putri
Sebagai dukungan konkret, OJK Kepri menyerahkan tiga seri buku literasi keuangan kepada seluruh 42 TBM yang hadir. Buku-buku tersebut berisi materi praktis dan mudah dipahami untuk berbagai kelompok usia, diharapkan dapat menjadi bahan bacaan edukatif di komunitas.
Melalui pelatihan ini, OJK Kepri dan Senator Dwi Ajeng Sekar Respaty berharap jaringan TBM dapat aktif menyebarluaskan pemahaman keuangan yang benar. Tujuannya, untuk mendorong praktik keuangan yang sehat dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat Kepulauan Riau dalam jangka panjang.

Komentar Via Facebook :