Ketua Baru Kadin Batam 2025-2030: Utamakan Kolaborasi dengan Pemda untuk Dongkrak Investasi

Ketua Baru Kadin Batam 2025-2030: Utamakan Kolaborasi dengan Pemda untuk Dongkrak Investasi

Musyawarah Kota (Mukota) VIII yang digelar di Hotel Planet Batam.

Nurjali

Batam, Batamnews - Roma Nasir Hutabarat resmi ditetapkan sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam untuk periode 2025–2030. Keputusan ini diambil dalam rapat pleno Musyawarah Kota (Mukota) VIII yang digelar di Hotel Planet Batam, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Jumat, 5 Desember 2025.

Sebagai calon tunggal, Roma langsung menegaskan komitmen utamanya: membangun sinergi yang kuat dengan Pemerintah Kota Batam dan BP Batam. Tujuannya jelas, yaitu mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami akan bekerja sama dengan pemerintah untuk membangun Batam ini bisa lebih maju ke depan,” ujar Roma usai terpilih.

Baca juga: Pleno Rampung! 354 Perusahaan Sah Jadi Pemilik Suara di Mukota Kadin Batam, Roma Nasir Hutabarat Lolos Jadi Calon Ketua

Ia menekankan peran Kadin sebagai motor penggerak ekonomi. Menurutnya, kesuksesan dunia usaha sangat bergantung pada kedekatan dan kolaborasi dengan pemerintah. 

“Kadin Batam akan mengangkat perekonomian mulai dari UMKM sampai perdagangan dan perindustrian. Tentu kita harus merapat dan bekerja sama dengan pemerintah,” tegasnya.

Roma berencana menggerakkan Kadin Batam lebih progresif. Langkahnya akan menyentuh semua sektor, dari UMKM hingga industri besar berskala nasional dan internasional. 

Selain itu, ia menyoroti pentingnya peningkatan kualitas SDM pelaku usaha agar mampu mengikuti perkembangan teknologi.

“Kami akan mengadvokasi para pelaku usaha supaya mengerti kemajuan teknologi di zaman sekarang,” ucap Roma.

Ia juga menyatakan prioritasnya adalah membenahi internal organisasi agar Kadin Batam solid dan bisa memberikan kontribusi maksimal. Dengan kolaborasi bersama pemerintah daerah, Roma optimis Batam dapat menjadi lokomotif ekonomi nasional.

Untuk penyusunan struktur kepengurusan baru, Roma memperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu bulan. “Karena ini akhir tahun, banyak yang tutup buku, menghadapi Nataru, sehingga banyak yang mudik juga,” jelasnya.

Acara Mukota VIII ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad. Dalam sambutannya, Amsakar menekankan pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah dan Kadin.

“Musyawarah ini merupakan wadah mencari solusi untuk kemajuan ekonomi Batam,” ujarnya.

Amsakar mengapresiasi proses musyawarah yang kondusif dengan hanya ada satu kandidat. “Dengan kandidat cuma satu, tak akan ada lagi riak-riak,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa Batam sedang mendapat perhatian besar dari pemerintah pusat. Hal ini, menurutnya, terlihat dari terbitnya sejumlah peraturan pemerintah (PP) dalam waktu singkat terkait kemudahan perizinan dan perluasan kawasan bebas.

“Dalam sembilan bulan lahir tiga sampai empat PP. Ini sinyal kalau Batam menjadi atensi Jakarta. Batam harus maju,” ujar Amsakar.

Baca juga: Mantan Ketua Kadin Batam, Nada Faza Soraya, Wafat di Batam

Amsakar menambahkan, intensitas dialog BP Batam dengan Presiden dan kunjungan sepertiga menteri ke Batam adalah bukti komitmen nasional. “Ini modal besar,” katanya.

Ia menegaskan bahwa sinergi adalah kunci kecepatan. “Kalau Kadin, Pemko, dan BP Batam berjalan seiring, Batam terwujud sebagai lokomotif ekonomi nasional.”

Sebagai penutup, Amsakar mengungkapkan capaian investasi Batam hingga triwulan II 2025 telah mencapai 66 persen dari target tahunan. Capaian ini, menurutnya, mencerminkan kepercayaan investor terhadap Batam.

“Kuncinya adalah sinergi dan kolaborasi,” tutup Amsakar.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :