Kasat Narkoba Polresta Barelang Ikuti Pelatihan Penanggulangan Narkoba Bersama DEA di Thailand

Kasat Narkoba Polresta Barelang Ikuti Pelatihan Penanggulangan Narkoba Bersama DEA di Thailand

Kasat Narkoba Polresta Barelang Kompol Deny Langie Saat Berfoto, Usai Pelatihan Oleh Instruktur Dari Drug Enforcement Administration (DEA) Amerika Serikat, Narkoba se-Asia di Thailand.

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews — Kasat Narkoba Polresta Barelang, Kompol Deny Langie, menjadi representasi Kepolisian Republik Indonesia dalam pelatihan penanggulangan narkoba tingkat Asia yang digelar selama 10 hari di Thailand. Pelatihan bergengsi tersebut menghadirkan langsung instruktur dari Drug Enforcement Administration (DEA) Amerika Serikat, lembaga penegakan hukum narkotika paling berpengaruh di dunia.

Program internasional itu memfokuskan perhatian pada penanganan narkotika sintetis serta kejahatan terorganisir lintas negara. Materi pelatihan dirancang untuk memberikan pemahaman forensik dan teknis mengenai tren terbaru peredaran narkotika sintetis yang berkembang pesat di berbagai wilayah dunia.

Peserta dibekali pengetahuan mengenai operasi laboratorium clandestine, metode produksi narkotika jenis baru, serta pengenalan prekursor yang digunakan dalam sindikat internasional. Pelatihan juga membahas teknik produksi narkotika ilegal yang semakin kompleks dan adaptif.

Tidak hanya teori, peserta juga mempelajari proses identifikasi, analisis, dan tantangan hukum terkait narkotika baru beserta analognya. Beberapa jenis yang dibahas antara lain fentanyl, cannabinoid sintetis (Spice), cathinone atau Bath Salts, metamfetamin, butane honey oil, dan ketamin.

Kegiatan pelatihan turut mengupas metode distribusi narkotika melalui Dark Web, termasuk pemanfaatan mata uang digital sebagai sarana transaksi gelap. Pembahasan ini disesuaikan dengan situasi dan tantangan di masing-masing negara peserta.

Seluruh rangkaian agenda juga memberi ruang latihan praktis, di mana peserta menggunakan data harga dan prekursor nyata untuk menghitung nilai jual narkotika di pasar gelap. Model tersebut membuat aparat memahami pola bisnis ilegal yang digunakan jaringan internasional secara lebih detail.

Kompol Deny Langie tercatat sebagai satu-satunya perwakilan dari Polri. Selain itu, Indonesia juga mengirimkan empat peserta lain masing-masing dari BNN dan Bea Cukai. Adapun peserta negara lain berasal dari Thailand, Laos, Vietnam, Malaysia, Timor Leste, dan Filipina.

Menurut Deny, keikutsertaan Indonesia dalam pelatihan ini sangat penting, mengingat kejahatan narkotika kini semakin canggih, dinamis, dan bergerak lintas batas negara.

"Pengetahuan teknis yang diperoleh akan menjadi modal besar dalam meningkatkan kemampuan satuan narkoba di daerah," kata Deny, Jumat (5/12/2025) pagi.

Dengan memperkuat kerja sama internasional, sambung Deny, kepolisian berharap kemampuan aparat dalam mengungkap serta menangkal peredaran narkoba — khususnya narkotika sintetis — dapat semakin optimal.

"Hasil pelatihan ini diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan dan penegakan hukum di wilayah Kepri dan Indonesia secara umum," katanya.

Deny juga mengungkap bahwa sebelumnya, pada 2015, dirinya terpilih mewakili Indonesia dalam Tactical Safety and Planning Course yang dihadiri tujuh negara. Ia memastikan ilmu dari kedua pelatihan internasional ini akan diterapkan untuk mengungkap jaringan narkoba yang lebih besar di masa mendatang.

Kapolresta Barelang Kombes Zaenal Arifin menyampaikan apresiasi sekaligus kebanggaannya atas keikutsertaan Deny Langie dalam forum bergengsi tingkat Asia tersebut.

"Semoga, hasil pelatihan bisa diterapkan di Indonesia khususnya Batam untuk menangkap jaringan narkoba yang besar nantinya," ujarnya.

Pelatihan internasional ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas penyelidikan, pencegahan, dan pemberantasan narkoba di Indonesia, khususnya di wilayah Kepri yang menjadi salah satu jalur potensial peredaran narkotika lintas negara.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :