Romo Paschal Serukan Korban Kekerasan oleh Wilson Cs untuk Berani Melapor: Negara Akan Melindungi
Aktivis kemanusiaan yang juga rohaniwan Katolik, Romo Chrisanctus Paschalis Saturnus atau yang akrab disapa Romo Paschal. (Foto: istimewa)
Batam, Batamnews – Aktivis kemanusiaan yang juga rohaniwan Katolik, Romo Chrisanctus Paschalis Saturnus atau yang akrab disapa Romo Paschal, memberikan perhatian serius terhadap kasus dugaan penganiayaan berat yang melibatkan tersangka Wilson dan rekan-rekannya.
Mengingat beratnya kasus serta adanya dugaan korban lain, Romo Paschal secara terbuka mengajak siapa pun yang pernah mengalami kekerasan dari tersangka agar segera melapor ke pihak kepolisian.
"Saya menghimbau dari saudara atau siapapun yang pernah menjadi korban kekerasan atau penganiayaan dari tersangka Wilson dan juga teman-temannya, Saudari-saudara bisa melapor ke polisi dan jangan takut," tegas Romo Paschal, Kamis (4/12/2025).
Romo Paschal menegaskan bahwa korban tidak perlu merasa khawatir atau takut saat menempuh jalur hukum. Ia memastikan negara hadir untuk memberikan perlindungan, begitu juga dukungan dari para pegiat kemanusiaan.
"Negara pasti akan menjamin memberikan perlindungan kepada semua saksi dan korban. Dan juga kami masyarakat yang peduli untuk isu kemanusiaan pasti akan mem-backup kasus ini dan berkenan untuk mendampingi kalian semua," tambahnya.
Perhatian Romo terhadap kasus ini mencuat setelah dirinya menerima laporan dan bukti foto dari Rumah Sakit Elisabeth terkait dugaan tindakan kekerasan. Romo Paschal menduga bahwa apa yang terjadi bukanlah bentuk penganiayaan biasa, namun masuk kategori berat dan memiliki irisan dengan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
"Saya menduga keras memang ada penganiayaan. Saya akan kawal ini, benar. Karena menurut saya ini penganiayaan sangat berat. Ada unsur TPPO-nya juga, ada unsur penganiayaannya juga. Jadi pasal berlapis yang harus diterapkan kepada pelaku ini," ujar Romo.
Menjawab kegelisahan publik, khususnya terkait latar belakang korban sebagai LC (Ladies Companion) yang kasusnya kerap berakhir damai atau tidak dilanjutkan proses hukumnya, Romo Paschal menegaskan komitmennya untuk mengawal perkara ini hingga tuntas agar terang benderang dan tidak berakhir tanpa kejelasan.
Ia berharap kasus ini mendapat atensi lebih besar sehingga penanganannya bisa naik tingkat dari Polsek menjadi Polresta atau bahkan Polda, mengingat besarnya sorotan publik.
"Kami akan kawal sungguh kejadian ini dan kita akan meminta aparat penegak hukum untuk memberikan penjelasan terang benderang. Jangan sampai ada banyak kasus yang tidak boleh ditutupi dalam hal ini. Bukan hanya sekadar penganiayaan, tapi jangan-jangan ada juga perdagangan orang di tempat itu," pungkasnya.
Kasus dugaan penganiayaan terhadap korban berlatar belakang LC tersebut kini menjadi perhatian luas masyarakat. Seruan dan komitmen Romo Paschal menegaskan bahwa para korban berhak atas keadilan, perlindungan, serta keberanian untuk mengungkap fakta yang sebenarnya.

Komentar Via Facebook :