Siaga Cuaca Ekstrem, Personel Polda Kepri Diberi Pelatihan Intensif Teknis SAR
Sejumlah Anggota Ditsamapta Polda Kepri, Saat Mengikuti Pelatihan Penggunaan Peralatan Search and Rescue (SAR) Yang Dilaksanakan di Area Parkir Rantis Ditsamapta Polda Kepri, Senin (1/12) siang. Foto : Dokumen Ditsamapta Polda Kepri
Batam, Batamnews – Menghadapi cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana, Ditsamapta Polda Kepri langsung bertindak. Pada Senin dan Selasa (1-2 Desember 2025), mereka menggelar dua kegiatan inti: pelatihan penggunaan alat SAR dan patroli pencegahan di sejumlah titik rawan di Batam.
Pelatihan digelar Senin pagi. Di area parkir kendaraan dinas, para personel diajarkan cara menggunakan berbagai alat SAR darat. Mereka belajar mengoperasikan peralatan seperti cutter baja, spreader, chainsaw, hingga Tripod Rescue untuk penyelamatan di medan sulit seperti tebing atau sumur.
"Kami tidak hanya teori. Setiap personel wajib mencoba langsung semua alat itu," tegas Direktur Samapta Polda Kepri, Kombes Joko Adi Nugroho, Selasa siang.
Baca juga: Breaking News: Mobil Ludes Terbakar di Jalan Southlink, Sekupang
Menurutnya, simulasi berulang ini penting agar setiap anggota paham betul prosedur penyelamatan yang aman dan efektif. Hasilnya, kemampuan teknis personel dalam menangani keadaan darurat meningkat signifikan.
Keesokan harinya, Selasa pagi, giliran Tim Pammat yang turun ke lapangan. Dari pukul 07.00 hingga 10.00 WIB, mereka berpatroli menyusuri kawasan rawan seperti Batu Ampar, Batam Kota, dan Nongsa. Tujuannya jelas: memantau langsung kemungkinan banjir, longsor, atau pohon tumbang.
Patroli ini tidak sekadar melihat. Saat menemukan genangan air yang menghambat lalu lintas di daerah Sambau, tim langsung bergerak membersihkannya. "Tindakan cepat ini mencegah risiko kecelakaan di jalan," kata Joko.
Baca juga: Bandara Hang Nadim Gelar Latihan Darurat Skala Besar, Libatkan Puluhan Instansi
Hasil patroli hari itu menunjukkan kondisi Batam aman. Tidak ada laporan banjir, longsor, atau pohon tumbang. Namun, Ditsamapta memastikan patroli serupa akan terus dilakukan secara rutin.
Dengan menggabungkan pelatihan keterampilan dan pemantauan lapangan, Polda Kepri ingin memastikan kesiapsiagaan penuh. "Kesiapan alat, keahlian personel, dan pemantauan lapangan adalah kunci utama kami melindungi masyarakat dari ancaman bencana," pungkas Joko.

Komentar Via Facebook :