Teroris Tewas Meledakkan Diri Usai Gagalkan Kudeta di Bandara Hang Nadim, Kepri
Salah Seorang Teroris Yang Berusaha Meledakan Badannya Saat Dalam Kondisi Terdesak Didepan Pintu Kedatangan Bandara Hang Nadim, Selasa (2/12) sore. Foto : Tommy Purniawan
Batam, Batamnews - Sebuah latihan penanggulangan keadaan darurat (Airport Security Exercise) di Bandara Hang Nadim, Selasa, 2 Desember 2025 siang, berlangsung intens dan realistis. Latihan itu berakhir dengan digagalkannya aksi kudeta bandara simulasi, di mana satu "teroris" tewas.
Ceritanya dimulai sekitar pukul 13.00 WIB. Petugas bandara menemukan sebuah tas ransel hitam mencurigakan di dekat area kedatangan. Setelah diperiksa dengan alat detektor dan dipastikan berisi bom palsu (alat latihan), pihak bandara langsung mengkoordinasikan evakuasi dengan Tim Gegana.
Saat menunggu kedatangan Brimob, skenario berlanjut. Seorang "teroris" muncul dan menyandera seorang petugas keamanan di pintu keberangkatan menggunakan pistol latihan. Sandra itu lalu dimasukkan ke dalam mobil pelaku.
Baca juga: BNN Berhasil Amankan Buronan Dewi Astutik alias Mami di Kamboja
Mobil itu berusaha kabur, namun dihadang oleh blokade petugas bandara. Tiga pelaku pun turun bersama sandera. Dalam keadaan panas, mereka menyuruh sandera tiarap. Beberapa kali tembakan peringatan pistol latihan dilepaskan. Pelaku berteriak meminta akses jalan dibuka, dengan ancaman akan membunuh sandera.
Ketegangan mereda sejenak ketika mobil taktis Brimob tiba dan membentuk barikade. Negosiasi pun dilakukan. Pelaku menuntut agar satu rekannya yang berada di dalam bandara dibebaskan.
"Bebaskan teman kami sekarang, jangan kalian kirim ke Nusakambangan!" teriak salah satu pelaku sambil menembakkan pistol latihannya.
Memanfaatkan kelengahan pelaku, tim Brimob bergerak cepat. Satu "teroris" ditembak hingga "terkapar", sementara satu lainnya berhasil diamankan.
Namun, satu pelaku terakhir, yang di sekujur tubuhnya dibalut "bom" palsu, berusaha lari. Dalam kondisi terdesak, pelaku itu kemudian "meledakkan" dirinya sendiri dalam simulasi, sehingga dinyatakan "tewas".
Baca juga: Kapolda Kepri Perintahkan Seluruh Kapolres Siapkan Skenario Penanganan Bencana Akhir Tahun
Setelah kondisi dinyatakan aman, Tim Jihandak Brimob melakukan evakuasi terhadap "bom" di pintu kedatangan. Sementara itu, "korban" yang "tewas" dalam ledakan dibawa tim medis ke rumah sakit untuk prosedur latihan.
Dengan demikian, seluruh rangkaian simulasi Airport Security Exercise ini berhasil ditutup tanpa kendala, menggambarkan koordinasi dan penanganan yang solid dalam menghadapi skenario ancaman ekstrem.

Komentar Via Facebook :