Sentuh Warga Kepulauan, Imigrasi Batam Hadirkan Layanan Paspor Simpatik di Pulau Buluh

Sentuh Warga Kepulauan, Imigrasi Batam Hadirkan Layanan Paspor Simpatik di Pulau Buluh

Pegawai Imigrasi Batam Melaksanakan Program Layanan Paspor Simpatik di Pulau Buluh, Minggu (16/11/2025). (foto. istimewa).

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam kembali menghadirkan pelayanan publik berbasis jemput bola melalui kegiatan Layanan Paspor Simpatik Antar Pulau yang kali ini digelar di Pulau Buluh, Minggu (16/11/2025).

Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan pemberian bantuan sosial serta penyuluhan pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dalam rangka Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta implementasi Program Akselerasi yang dicanangkan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Kelurahan dan dihadiri oleh Bhabinkamtibmas serta perangkat kelurahan setempat. Setelah pembukaan, tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian memberikan penyuluhan mengenai pencegahan TPPO sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi tindak pidana tersebut.

Selain layanan keimigrasian, Imigrasi Batam juga menyalurkan bantuan sosial kepada 30 warga Pulau Buluh sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di wilayah kepulauan.

Pelayanan paspor simpatik ini disambut antusias oleh warga. Sebanyak 50 pemohon mengajukan permohonan paspor, baik paspor biasa maupun elektronik, dengan masa berlaku 5 tahun dan 10 tahun. Seluruh proses pengambilan biometrik, foto, hingga wawancara selesai pada pukul 15.00 WIB.

Kegiatan ini merupakan pelaksanaan kedua Layanan Paspor Antar Pulau. Sebelumnya, program serupa sukses digelar di Pulau Abang pada 8 November 2025. Ke depan, layanan ini akan terus menjangkau wilayah kepulauan lainnya di Kota Batam.

"Kami sangat mengapresiasi tingginya antusiasme warga Pulau Buluh. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Imigrasi Batam untuk memberikan layanan yang inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah kepulauan," ujar Dony Lusindra, Kepala Seksi Dokumen Perjalanan.

Masyarakat Pulau Buluh berharap layanan paspor antar pulau tersebut dapat kembali digelar pada kesempatan berikutnya sebagai solusi mempermudah akses terhadap layanan keimigrasian tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :