Konferda PDIP Kepri 2025: Titik Balik Menuju Pemilu 2029

Konferda PDIP Kepri 2025: Titik Balik Menuju Pemilu 2029

PDIP Kepri Melaksanakan Konferda dan Konfercab 2025 di Hotel Aston, Kota Batam, Minggu (16/11/2025).

Nurjali

Batam, Batamnews - DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Kepulauan Riau mengambil langkah strategis dengan menggelar Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) untuk Tanjungpinang, Batam, dan Karimun. 

Pertemuan yang berlangsung di Hotel Aston, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada Minggu, 16 November 2025 ini menjadi momen penting untuk menyatukan visi dan menyusun kekuatan.

Agenda ini dibuka langsung oleh Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPP PDIP, Djarot Syaifullah. 

Baca juga: Anggota DPRD Batam Laporkan Wakil Ketua III ke BK Karena Kerap Absen Rapat

Dalam sambutannya, Djarot menegaskan bahwa partai politik harus menjadi pilar bangsa yang sehat, kuat, dan kompak. Ia menekankan, partai hadir untuk mewujudkan tujuan negara dan menyalurkan aspirasi rakyat.

"Seluruh kekayaan dan potensi Kepri, termasuk blok Natuna, harus dikelola untuk kemakmuran rakyat," tegasnya. Djarot berharap konferensi ini melahirkan pemimpin baru dan kader-kader solid yang siap membangun Indonesia.

Sementara itu, Ketua DPD PDIP Kepri, Suryo Respationo, menyatakan bahwa Konferda dan Konfercab 2025 akan melahirkan kepemimpinan baru untuk melanjutkan periode sebelumnya. Dengan terselenggaranya konferensi ini, kepengurusan lama resmi berstatus demisioner.

Suryo mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader dan simpatisan atas kerja sama selama ini, sambil memohon maaf atas segala kekurangan. 

"Semoga siapa pun yang terpilih dapat membawa partai menuju kemenangan. Partai harus disiplin, berideologi, dan mampu menghadapi tantangan modern," ujarnya.

Ia mengajak seluruh kader menjadikan momen ini sebagai titik balik untuk memperkuat komitmen. PDIP Kepri, menurutnya, harus menjadi pelopor maritim, pelindung kesejahteraan rakyat, dan penjaga nilai-nilai Pancasila.

Konfercab untuk Tanjungpinang, Batam, dan Karimun diharapkan menjadi ruang konsolidasi bagi kader untuk menghadirkan politik yang dekat dengan masyarakat. 

"Ini momentum evaluasi dan konsolidasi. Bukan sekadar agenda rutin, tetapi ruang refleksi untuk mengokohkan organisasi dan komitmen kader," kata Suryo.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan kembali pesan Bung Karno mengenai Tri Sakti: berdaulat, berdikari, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Baca juga: Lebih Dari Sekadar Larangan: Legislator Ini Ingatkan Bahaya Game Online ke Psikologis Anak

Suryo menilai Provinsi Kepri memiliki potensi geostrategis yang luar biasa sebagai wilayah perbatasan dan titik pertemuan ekonomi, budaya, serta perdagangan. 

Karena itu, ia mendorong pengembangan industri maritim, peningkatan teknologi, penguatan wilayah pesisir, serta pengelolaan pulau-pulau kecil sebagai pusat ekonomi baru.

"Kepri tidak boleh hanya menjadi pasar. Laut harus menjadi sumber kesejahteraan masyarakat. Momen 2029 harus kita menangkan dengan strategi yang berpihak pada rakyat," tegasnya.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :