Sekda Batam Resmi Dilantik, Firmansyah Fokus Perkuat SDM, Tata Kelola dan Keuangan
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam yang baru dilantik, Firmansyah.
Batam, Batamnews – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam yang baru dilantik, Firmansyah, menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola internal pemerintahan, khususnya dalam aspek sumber daya manusia (SDM), keuangan, dan administrasi. Ia menyebut penguatan tiga aspek tersebut menjadi pondasi penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Batam.
Dalam sambutannya usai pelantikan, Firmansyah menyampaikan bahwa arahan utama dari Wali Kota Batam adalah memperkuat fondasi tata kelola pemerintahan.
"Seperti yang disampaikan oleh Pak Wali tadi, konsentrasinya adalah di SDM, di keuangan, dan tata kelola internal yang harus lebih diperkuat. Saya sebagai pembantu Pak Wali dan Ibu Wakil akan berusaha semaksimal mungkin mewujudkan apa yang menjadi harapan beliau," ujar Firmansyah.
Sebagai Sekda baru, ia menegaskan perannya sebagai penghubung antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan pimpinan daerah. Firmansyah berkomitmen menjadi katalisator yang memastikan komunikasi, koordinasi, dan sinkronisasi program berjalan efektif.
Ia juga mengajak media massa berperan sebagai mitra strategis dalam mengawasi kinerja pemerintah daerah.
"Saya mengharapkan dukungan dari kawan-kawan media, karena jangkauan kami tidak akan sampai ke bawah. Teman-teman media bisa memberikan input kepada kami apa yang tidak baik ataupun yang dipandang janggal, sehingga bisa kami perbaiki ke depannya," katanya.
Terkait inovasi atau terobosan ke depan, Firmansyah menekankan pentingnya pembenahan internal sebagai langkah awal sebelum meluncurkan kebijakan baru.
"Tanpa administrasi dan SDM yang baik, kita tidak bisa melakukan kebijakan yang baik. Tapi kalau SDM kita oke, administrasi kita oke, kebijakan pasti akan oke," tegasnya.
Menjelang akhir tahun anggaran, Firmansyah optimis target pendapatan daerah dapat tercapai. Saat ini, capaian pendapatan baru mencapai 75–78 persen. Ia yakin sebelum tahun berganti, angka tersebut dapat menembus 90 persen.
"Saya yakin dan optimis angka 90-an persen akan tercapai sampai di akhir tahun. Dan insya Allah kalau angka itu tercapai, seluruh program kebijakan Pak Wali dan Wakil akan dapat terwujud dengan baik," ujarnya.
Permasalahan sampah juga menjadi fokus perhatian Firmansyah. Menurutnya, setelah APBD Perubahan, Pemkot telah menambah armada dan sarana pengelolaan sampah. Penguatan fasilitas kembali dilakukan melalui APBD 2026.
"Untuk masalah sampah ini menjadi perhatian dan atensi khusus untuk kami, apalagi setelah APBD Perubahan ada penambahan armada dan prasarana, ditambah juga dengan APBD 2026 yang ditingkatkan lagi," jelasnya.
Firmansyah menyebut pemerintah akan menambah tiga unit insinerator untuk tiga Unit Pelaksana Teknis (UPT) pengelolaan sampah di Batam. Dengan lengkapnya sarana dan infrastruktur, ia memastikan tidak akan ada lagi alasan bagi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) jika pelayanan sampah masih bermasalah.
"Kalau sekarang masih beralasan sarana prasarana, oke kita masih memaklumi. Tapi setelah akhir tahun, setelah pengadaan semua sempurna, tidak ada lagi istilah sarana prasarana. Kalau masih bermasalah, berarti orangnya, ini yang harus kami ambil tindakan tegas," tandasnya.

Komentar Via Facebook :