RSUD Muhammad Sani Segera Miliki Layanan Jantung Canggih, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Batam

RSUD Muhammad Sani Segera Miliki Layanan Jantung Canggih, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Batam

Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah (tengah). (Foto: Edo/Batamnews)

Rhuuzi Wiranata

Karimun, Batamnews – Kabupaten Karimun terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya dalam bidang penanganan penyakit jantung. Peningkatan tersebut dilakukan melalui pembangunan fasilitas dan pengadaan peralatan medis modern di RSUD Muhammad Sani.

Saat ini, pembangunan gedung baru untuk layanan kesehatan jantung tengah berjalan di lingkungan RSUD Muhammad Sani. Nantinya, rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut akan dilengkapi peralatan canggih guna mendukung penanganan penyakit jantung secara cepat dan maksimal.

Hal ini disampaikan oleh dokter spesialis jantung ternama di Kota Batam, dr Afdhalun Anwar Hakim, yang juga menjabat sebagai Ketua Iluni UI Wilayah Kepulauan Riau.

"Sebagai informasi, tidak lama Kabupaten Karimun akan memiliki peralatan yang canggih untuk penanganan jantung. Itu nantinya di RSUD Muhammad Sani, yang kini gedungnya lagi dibangun," ujar dr Afdhalun, dalam kegiatan seminar Iluni UI Wilayah Kepri, Sabtu lalu.

Dengan adanya fasilitas tersebut, pasien penderita penyakit jantung tidak lagi harus dirujuk ke luar daerah, seperti ke Batam, untuk mendapatkan penanganan medis.

Ia menjelaskan, penyakit jantung akut membutuhkan penanganan dalam waktu singkat. Keterlambatan dapat berdampak serius pada keselamatan pasien. Karena itu, kehadiran alat dan fasilitas jantung di RSUD Muhammad Sani akan sangat membantu dalam mempercepat penanganan.

"Maka, nanti pasien penyakit jantung tidak perlu lagi untuk dibawa atau dirujuk ke Batam. Karena sudah dapat dilayani dan ditangani di sini (RSUD Muhammad Sani)," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Karimun, H. Iskandarsyah, menegaskan komitmen Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayahnya. Menurutnya, upaya pembangunan tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak.

"Pemerintah tak akan mampu mengandalkan kemampuan sendiri, maka diperlukan kolaborasi dan kebersamaan. Dengan seminar kesehatan jantung yang digelar Iluni UI ini, tentunya salah satu bentuk kolaborasi," kata Bupati Iskandarsyah.

Bupati juga mengungkapkan bahwa peningkatan kesehatan menjadi salah satu fokus utama Pemkab Karimun. Menurutnya, kualitas kesehatan menjadi bagian penting dalam mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di daerah tersebut.

Ia memaparkan bahwa IPM Kabupaten Karimun saat ini masih tergolong rendah dibandingkan daerah lain di Kepri.

“Tingkat IPM kita di bawah Natuna. Yaitu Batam, Tanjungpinang, Bintan, Natuna, Karimun, Anambas, baru Lingga," ujarnya.

IPM sendiri diukur berdasarkan tiga indikator utama, yaitu kualitas pendidikan, kualitas kesehatan, dan daya beli atau kesejahteraan masyarakat.

"Nah, Insyaallah kami akan dorong salah satunya, yakni mendorong penguatan fasilitas kesehatan," tegas Bupati.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :